Regional
Pengamat: Bupati Karawang Jangan Mau Dipermalukan Lagi oleh Terdakwa Korupsi PDAM
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bukan hanya satu kali ini saja rupanya dipermalukan oleh kinerja PDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang, baik di era sejumlah nama terdakwa kasus aliran dana haram PDAM sebagai para mantan petinggi perusahaan. Diluar dari itu, kinerja perusahaan PDAM pada saat melaksanakan Program MBR di tahun 2019 dianggap bisa kembali mempermalukan wajah Pemerintah daerah Kabupaten Karawang sebagai peraih WTP dibawah kendali kepemimpinan Bupati Cellica Nurachadiana.
Menurut pengamat, Mangantar Dalimunthe mengatakan, aliran dana haram PDAM untuk ibadah umroh yang menyeret sejumlah nama pejabat Karawang termasuk bupati Karawang, sangat mempermalukan wajah Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.
Selain itu, temuan mengenai tata cara perusahaan PDAM melaksanakan bantuan kegiatan program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Tahun 2019 akan sangat mempermalukan wajah Pemeritah daerah kabupaten Karawang apabila diketahui khalayak ramai.
“Terlepas dari kebenarannya, bukan hanya soal Post it anggaran PDAM untuk ibadah umroh sejumlah nama pejabat Karawang yang telah mempermalukan wajah Pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Serupa dengan hal itu, temuan mengenai tata cara Perusahaan PDAM melaksanakan bantuan kegiatan program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Tahun 2019 akan sangat mempermalukan wajah Pemeritah daerah kabupaten Karawang apabila diketahui khalayak ramai,” ujar Mangantar.
“Apalagi jika sampai diumbar melalui media sosial, sama saja Perusahaan PDAM dua kali membuat malu wajah Bupati Karawang, ibarat kata, ‘sudah diberi hati, malahan minta ampela,” lannjutnya.
Seperti diketahui, mengacu pada persidangan kesaksian terdakwa mantan Dirum PDAM Tirta Tarum Karawang Tatang Asmar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (3/2/2021) yang menyebutkan ratusan juta aliran dana haram PDAM Karawang untuk keperluan ibadah umroh oleh Bupati, Sekda, Asda hingga Anggota DPRD Karawang.
Terlepas dari kebenarannya, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana membantah, Cellica Nurrchadiana membantah berangkat umrah dbiayai oleh uang PDAM Tirta Tarum, dan mengkliam tebang ke tanah suci selalu merogoh kantong pribadi.
“Enggak benar itu. Saya setiap kali umrah biasa pakai uang pribadi. Biarlah. Sayak gak perlu klarifikasi leebih jauh.Biar dibuktikan di persidangan pengadilan saja,” kata Cellica pada awak media, pada Kamis (4/2/2021). (sgt)

You may like

Bukan Kaleng-Kaleng! 1 Kg Sabu hingga 80 Ribu Obat Keras Diungkap Polresta Karawang Periode Juli – Agustus

Polresta Karawang Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jelang Pilkades Serentak, 21 Desa Rampungkan Temuan LHP Akhir Masa Jabatan Kades

Tingkatkan Sinergi P4GN, BNNK Karawang Audiensi ke Lapas Karawang

Polresta Karawang Hadiri Apel Besar Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393

Disdikbud Karawang Pacu Pemerataan Akses Pendidikan Lewat Pembangunan Tiga SMP Baru
Pos-pos Terbaru
- Reskrim Polresta Karawang Bekuk Dua Begal Sadis, Terlibat Aksinya di 12 TKP Pematang Sawah
- Bukan Kaleng-Kaleng! 1 Kg Sabu hingga 80 Ribu Obat Keras Diungkap Polresta Karawang Periode Juli – Agustus
- Polresta Karawang Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Jelang Pilkades Serentak, 21 Desa Rampungkan Temuan LHP Akhir Masa Jabatan Kades
- Tingkatkan Sinergi P4GN, BNNK Karawang Audiensi ke Lapas Karawang






