Regional
Aneh, Anggaran Pemeliharaan Genset Bagian Umum Rp 474 Juta Seharga Genset Baru
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Tindak pidana khusus layak untuk mengendus pos anggaran genset di Sekretariat Daerah Pemda Karawang. Bagaimana tidak, harga pemeliharaan yang mereka rancang pada tahun anggaran 2022 menyentuh angka Rp 475 juta.
Ini setara pembelian genset baru dengan spek diatas 500 kva. Kalau bisa beli baru kenapa pos anggaran pemeliharaan genset itu tetap direncanakan?
Namanya barang belanja modal, memang kudu dipelihara. Tapi kalau angka rupiahnya tidak wajar, ya kudu dicurigai. Apalagi pemanfaatan genset Setda selama ini pun masih ditopang kelistrikan milik negara. Tidak melulu barang ini dioperasikan. Lalu kenapa bagian umum tetap “maksa’ menganggarkan pemeliharaan dengan nilai nyaris setengah milyar. Memangnya ada berapa ratus genset yang digunakan di gedung kantor Pemda Karawang. Apa betul barangnya selalu rusak dan butuh perbaikan? Atau jangan jangan?
Redaksi yang berbincang dengan salah satu toko servise genset pada provider belanja online, padahal mendapati pembiayaan kerusakan genset berat, sedang dan rusak berbagai merk diprediksi tidak bakal menyedot dana hingga ratusan juta.
Semisal pada kasus genset yang susah menyala dikarenakan genset jarang dipanasi, sehingga oli pelumas yang melumasi mesin akan kembali ke tangki oli karena gaya gravitasi membuat onderdil mesin yang tidak terlindung dengan pelumas, komponen-komponen mesinnya bisa berkarat dan tersangkut satu sama lain. Dan, perbaikan kerusakan kasus ini tidak membutuhkan biaya ratusan juta.
Kasus lain, kerusakan genset biasa terjadi pada tegangan yang tidak keluar. Pada kasus ini pun disebutkan bahwa pemeliharaannya hanya cukup dengan mengganti dioda, AVR genset, atau gulungan exitor.
“Kalau sampai ratusan juta, mungkin itu untuk belanja baru kang. Perbaikan tidak mungkin semahal itu,” ujar pemilik toko servise genset online ini. (*)


You may like

Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput

Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN

Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan

Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas

12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang

Usung Tagline MOTEKAR, Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Padukan Sektor Sosial, Budaya, Agama, Olahraga, Ekonomi dan Pesta Rakyat
Pos-pos Terbaru
- Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput
- Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN
- Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan
- Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas
- 12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang





