Regional
825 Personil Gabungan Diterjunkan saat Nataru 2021
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Ratusan personil gabungan akan diterjunkan dalam pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Kabupaten Karawang.
Hal itu dikatakan Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono usai rapat koordinasi di Aula Pemda Karawang, Selasa (21/12/21).
“Sebanyak 825 personel gabungan akan menjaga kondisi keamanan dan kenyamanan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru,” kata Aldi didampingi Kabag Ops, Kompol Endar dan Kasat Lantas, AKP La Ode Habibi Ade Jaman, Selasa (21/12/21).
Lanjut Kapolres, jumlah personil yang diterjunkan diantaranya, Polri 395 personel, TNI 150 personel, Dinkes 30 Personel, DLLAJR 30 personel, Satpol PP 30 personel, PMI 30 personel dan mitra kepolisian 150 personel.
Menurut Aldi, Polres Karawang dengan stakeholder ada dari TNI, Pemda melaksanakan rapat koordinasi terkait Operasi Lilin Lodaya 2021, ini dalam rangka tentang pengamanan natal dan tahun baru tahun 2021 dan 2022. Telah sepakat akan ada nanti lokasi-lokasi keramaian yang akan dilokalisir untuk tidak dijadikan tempat perayaan malam tahun baru.
“Kita cegah terjadi adanya kerumunan dibeberapa titik di Karawang seperti Karangpawitan, Galuh Mas, Alun-alun Karawang sehingga masyarakat tidak berkumpul saat perayaan malam tahun baru,” ungkap Aldi.
Lanjut Aldi, nanti kendaraan yang dari Alun-alun bakal putar balik termasuk di daerah Karangpawitan. Tujuannya adalah menghindari kerumunan masyarakat supaya dapat mencegah Covid-19 di Kabupaten Karawang.
“Perbatasan tidak ada penyekatan, sedangkan di rest area KM 57 dan KM 62 disiapkan pos pantau. Serta nanti kita melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat yang memang belum vaksin,” jelas Aldi.
Aldi menjelaskan, untuk tempat-tempat wisata di Karawang nanti sudah menyiapkan dua pos di masing-masing titik. Yaitu pos pertama cek masalah vaksinasi, yang belum vaksin nanti akan lakukan vaksinasi. Kemudian di pos dua nanti itu akan ada aplikasi PeduliLindungi, oleh karena itu tetap nanti tim yang tadi sudah rapat menjaga kapasitas Karawang adalah PPKM level 2.
“Kita sampling secara random menggunakan antigen pada masyarakat yang melintas. Kita sudah ada tim nanti jika ada yang positif, maka evakuasi akan kita tempatkan di tempat-tempat yang nanti sudah kita siapkan di Pemkab Karawang,” imbuh Aldi. (adv)


You may like

Tata Kelola Lingkungan Karawang Memprihatinkan, Ghazali Center Indonesia Ajukan Izin RTH ke BBWS Citarum

Pindah Lokasi Sementara, Imigrasi Karawang Pastikan Layanan Tetap Prima

Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang

Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”

Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan

Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
Pos-pos Terbaru
- Tata Kelola Lingkungan Karawang Memprihatinkan, Ghazali Center Indonesia Ajukan Izin RTH ke BBWS Citarum
- Pindah Lokasi Sementara, Imigrasi Karawang Pastikan Layanan Tetap Prima
- Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang
- Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”
- Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan






