Connect with us

Gaya Hidup

4 Jenis Olahraga Malam Hari yang Aman Dilakukan

Published

on

INFOKA.ID – berolahraga di malam hari jadi pilihan banyak orang karena tidak punya cukup waktu luang saat pagi hingga sore hari.

Olahraga di malam hari bisa membantu tidur nyenyak dan mencegah Anda terhindar dari risiko serangan panas (heat stroke) ketika berolahraga saat panas terik.

Tapi, kegiatan ini tak bisa dilakukan sembarangan, lho! Salah-salah, Anda justru kecapekan atau malah cedera dan imbasnya jadi sulit tidur nyenyak.

Berikut jenis-jenis olahraga malam hari yang aman dilakukan.

1. Yoga

Yoga merupakan salah satu olahraga yang terbilang cukup aman dilakukan di malam hari karena justru membuat tubuh dan pikiran rileks sebelum bersiap tidur. Yoga bermanfaat untuk menghilangkan penat seharian tadi, melancarkan peredaran darah, dan mengatur pernapasan sehingga tidur pun akan nyenyak.

2. Jalan-jalan

Jika Anda tak begitu suka yoga, jalan kaki bisa menjadi salah satu alternatif olahraga malam hari yang sama amannya. Ada banyak manfaat jalan kaki, mulai dari menurunkan berat badan, membantu melawan depresi, hingga sebagai sarana meditasi mengusir pikiran negatif sebelum pergi tidur.

3. Fitness

Pilihan berikutnya adalah dengan melakukan fitness angkat beban di klub kebugaran. Banyak masyarakat pada masa kini yang mengatur waktu untuk olahraga di malam hari guna menyesuaikan rutinitas hariannya.

4. Tai chi

Tai chi adalah gabungan dari seni dan olahraga kebugaran yang bertujuan untuk melatih keseimbangan tubuh dan pikiran. Gerakan-gerakan yang dilakukan menyerupai aliran air yang tenang.

Itulah mengapa orang yang berlatih tai chi akan perlahan-lahan memasuki kondisi yang sangat rileks layaknya bermeditasi.

Jika olahraga ini dilakukan malam hari, tubuh akan merasakan manfaatnya, antara lain aliran darah ke otak lebih lancar, tidur lebih nyenyak, dan tubuh pun jadi lebih rileks.

Namun, ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum berolahraga malam-malam.

Olahraga malam hari sebetulnya tidak dilarang, tapi Anda disarankan untuk melakukannya pada 3 sampai 4 jam sebelum jam tidur Anda.

Dianjurkan juga untuk melambatkan ritme olahraga dari biasanya. Berolahraga di malam hari dengan kecepatan dan daya yang jauh lebih lambat, akan membuat tubuh jadi mudah mengatur detak jantung, pernapasan dan menjaga kadar hormon tetap normal.

Selain itu, jangan lupakan pemanasan dan pendinginan setelah berolahraga. Pemanasan dan pendinginan sangat berguna untuk mengendurkan otot, memperbaiki sirkulasi darah, dan membantu Anda mempersiapkan tidur lebih nyenyak setelahnya. (*)

Sumber: HelloSehat.com

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *