Regional
Waspadai Cacar Monyet, Pemprov Jabar Siapkan Ruang Isolasi di Rumah Sakit-Puskesmas
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Kesehatan Jawa Barat menerapkan status waspada terkait kasus penyakit cacar monyet atau Monkeypox.
Status waspada ini ditetapkan menyusul muncul kasus cacar monyet di DKI Jakarta yang kini ada tujuh orang positif terjangkit.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jabar Rochady Hendra Setya Wibawa mengatakan meski berstatus waspada, pihaknya memastikan hingga saat ini belum ada laporan terkait temuan kasus cacar monyet di 27 kabupaten/kota di Jabar.
“Kami saat ini menerapkan status waspada. Beberapa fasilitas kesehatan kini mulai disiapkan untuk penanganan kasus cacar monyet,” kata Rochady dikutip Kamis (26/10/2023).
Ia menyatakan, Jabar merupakan daerah paling dekat dengan DKI Jakarta, sehingga, semua langkah mitigasi dan penanganan penyakit ini harus sudah disiapkan oleh pemerintah kabupaten dan kota.
“Rumah sakit-rumah sakit atau puskesmas sudah mulai menyiapkan tempat isolasi. Tidak seperti Covid-19 sih isolasinya ya. Isolasinya biasa. Hanya untuk menjaga penularan ke orang yang lain lah, gitu maksudnya,” katanya.
Ia mengatakan, Dinkes Jabar juga meminta dinkes kabupaten dan kota berperan aktif melaporkan langsung temuan kasus cacar monyet. Sebab, penanganan akan turut dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Jadi kalau ditemukan kasus-kasus atau gejala mengarah pada cacar monyet, itu dilaporkan. Kemudian diambil sampelnya, dikirim ke Jakarta. Nanti untuk tindak lanjut lebih lanjut, gitu,” katanya.
Rochady menjelaskan, sifat penularan cacar monyet berbeda dengan Covid-19. Penularan monkeyvox terjadi lewat bersentuhan langsung dan bisa lewat luka yang diderita oleh pasien.
“Di kasus-kasusnya (cacar monyet) memang ditemukan imunitas tidak baik, sehingga ya pertama tentu perbaiki imunitas kita ya, dengan makan yang sehat, vitamin. Kemudian olahraga cukup,” ucapnya.
Untuk itu, pihaknya mendorong agar masyarakat tetap menjaga kesehatan agar imunitas tubuh baik.
Selain itu, masyarakat juga diminta bisa menghindari beberapa orang yang memiliki kondisi tubuh yang mengarah pada ciri-ciri cacar monyet. Sebab, penyakit ini menular karena kontak erat.
“Hindari kontak dengan memang kalau ada orang dengan tampak seperti keropeng-keropeng, cacar-cacar itu juga dihindari untuk kontak erat ya, supaya menghindari penularan,” tandasnya. (*)


You may like

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional






