Connect with us

Regional

Wagub Uu Setuju Dana Operasional Kades Ditambah

Published

on

INFOKA.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyetujui kebijakan penambahan anggaran untuk operasional kepala desa. Menurutnya, peran kepala desa itu sangat penting sebagai ujung tombak pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

“Saya sangat setuju atas keputusan Presiden Jokowi dengan memberikan dana operasional kepala desa. Dulu honor kepala desa di Kota Tasikmalaya hanya Rp 250 ribu, saat saya ketua DPRD dinaikan jadi Rp 2,5 juta. Jika sekarang dinaikan lagi oleh pak Presiden, itu luar biasa, karena kepala desa berperan sebagai ujung tombak pembangunan,” ungkap Uu dilansir Medcom.id, Jumat (1/4/2022).

Ia menjelaskan di Jawa Barat terdapat 5.123 desa. Terkait dana desa tersebut, sebenarnya kepala desa itu sudah sangat jelas dalam tupoksi dan jumlahnya.

“Harapan kami sebenarnya jelas dan ingin segera direalisasikan, supaya tidak menjadi polemik bagi kepala desa yang meminta namun belum dikabulkan. Kalaupun tidak sesuai dengan keinginan, minimal ada payung hukum untuk kepala desa dalam memanfaatkan uang, baik itu dari dana maupun desa itu sendiri,” akunya.

Masih kata dia, kepala desa selain sebagai ujung tombak pembangunan mereka juga bisa berperan sebagai ujung tombak dalam keuangan. Mereka perwakilan pemerintah di tingkat paling bawah.

“Kalau pelayanan kepala desa kurang baik image-nya kepada pemerintahan tidak baik juga. Kepala desa bekerja untuk kepentingan masyarakat dan berhadapan langsung, menurut saya itu pekerjaan berat. Kalau kami berhadapan nya dengan bupati, walikota dan para pejabat lainya,” tambah Uu. (*)