Regional
Wagub Jabar Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang di Garut, Ungkap Satu Penyebabnya
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Garut, Minggu (17/7/2022).
Menurut Uu, banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Garut bukan hanya disebabkan curah hujan yang tinggi.
Kerusakan hutan akibat terjadinya alih fungsi lahan juga menjadi penyebab banjir yang telah menimbulkan kerusakan cukup parah itu.
“Pemicu banjir yang terjadi kemarin itu memang karena tingginya intensitas hujan. Namun kami juga mendapatkan informasi jika di bagian hulu Sungai Cimanuk ini telah terjadi kerusakan lahan akibat alih fungsi lahan,” ujar Uu saat meninjau warga terdampak banjir di kawasan Garut Kota, Minggu (17/7/2022).
Uu juga mengaku telah mendapatkan informasi terkait pembabatan hutan, ada hutan lindung yang dipakai untuk hutan produksi.
Selain itu ada juga lahan yang kemudian dibangun pasilitas lainnya yang seharusnya tidak dilakukan di hutan lindung tersebut.
Ia pun menyampaikan bahwa bencana banjir tidak terjadi secara tiba-tiba atau datang begitu saja dan ini harus dipahami masyarakat.
Adanya tindakan yang bisa menyebabkan terjadinya kerusakan hutan, akan menimbulkan dampak yang sangat besar termasuk terjadinya bencana alam seperti yang terjadi saat ini.
Disebutkan Uu, dirinya sama.sekali tidak melarang masyarakat untuk menggarap lahan sepanjang dilakukan secara rasional.
Karena jika dilakukan secara rasional, hal ini tidak akan menimbulkan bencana karena kondisi hutan masih terjaga.
“Kami tidak melarang untuk menggarap lahan tapi penggunaannya harus rasional. Ketika hujan turun, tidak akan kejadian seperti ini jika hutannya masih terjaga dengan baik,” katanya.
Sebelumnya, kejadian bencana banjir dan longsor terjadi di sejumlah kecamatan Kabupaten Garut. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Garut sendiri, sementara ini terdapat 32 desa/kelurahan di 14 kecamatan yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Wilayah kecamatan yang terdampak adalah Cikajang, Garut Kota, Tarogong Kidul, Bayongbong, Karangpawitan, Banyuresmi, Cilawu, Cibatu, Banjarwangi, Talegong, Pasirwangi, Tarogong Kaler, Samarang, dan Cigedug. (*)
Sumber: Pikiran-Rakyat.com


You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan






