Regional
Usai Kabur Ke Bogor, Pelaku Pembacokan yang Menewaskan Raihan Akhirnya Tertangkap di Rengasdengklok
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Mendiang Raihan (16), korban pembacokan yang meninggal setelah 15 hari mendapat perawatan di RSUD akhirnya bisa tenang, usai pelaku berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok.
Polisi berhasil menangkap pelaku utama pembacokan Raihan di wilayah Rengasdengklok, setelah sebelumnya pelaku kabur hingga ke wilayah Bogor.
Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono melalui Kapolsek Rengasdengklok, Kompol Yuswandi mengatakan, satu dari tiga pelaku pembacokan berinisial AZ (16) berhasil ditangkap di Dusun Blok Kraton, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
“Sebelum diamankan, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Tirtajaya lalu 2 hari kemudian pelaku melarikan diri ke wilayah Bogor dan kembali lagi ke wilayah di Dusun Blok Kraton Desa Rengasdengklok Selatan, kemudian Kanit Reskrim dan anggota Reskrim berhasil mengamankan pelaku,” kata Yuswandi, Selasa (21/11/2023).
Diungkapkannya, dua pelaku lainnya yang belum tertangkap kini masih dalam pengejaran petugas.
“Untuk identitas kedua pelaku kami sudah mengidentifikasi dan saat ini masih dilakukan pengejaran untuk ditangkap,” ungkapnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 80 Ayat 3 RI No 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
“Untuk ancaman hukumannya selama 15 tahun,” terangnya.
Diketahui sebelumnya, usai dibacok orang tak dikenal, seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kecamatan Rengasdengklok akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya usai menjalani perawatan selama 15 hari di RSUD Karawang, Kamis (16/11/2023).
Korban bernama Reyhan Hasbi (16) mengalami luka bacok di bagian pinggang atas dan harus mendapat 20 jahitan.
Salah seorang warga Rengadengklok, Aam Sukmara menjelaskan, berawal korban sedang melakukan COD sebuah handphone dengan seseorang di Rengasdengklok namun selang beberapa waktu datang 3 orang yang tak di kenal. Satu orang turun dan mengeluarkan cerulit dan langsung membacok korban.
Tak lama pelaku tiga orang dengan menggendarai sepeda motor langsung melarikan diri, korban dengan luka bacokan langsung mengejar pelaku namun karena tak kuat berlari akhirnya korban terjatuh.
“Saat kejadian saya yang pertama datang ke lokasi kejadian dan melihat korban sudah terbaring di tanah. Saya langsung menolong korban dan membawa ke rumah sakit umum Daerah kabupaten Karawang dimana luka korban sangat parah dan terus mengeluarkan darah,” jelasnya. (red)

You may like

Resmi Dibuka, 4.167 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNSIKA 2026

Lewat CSR Primaya Hospital, Ratusan Driver Ojol di Karawang Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Tonggak Sejarah Baru, Polresta Karawang Resmi Dikukuhkan Kapolda Jabar untuk Memperkuat Pelayanan dan Keamanan Masyarakat

Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah, Bapenda Karawang sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
Pos-pos Terbaru
- Resmi Dibuka, 4.167 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNSIKA 2026
- Lewat CSR Primaya Hospital, Ratusan Driver Ojol di Karawang Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
- Peringati HUT Kabupaten Karawang, Disnakertrans Gelar Job Fair Online Sebulan Penuh di September 2026
- Tonggak Sejarah Baru, Polresta Karawang Resmi Dikukuhkan Kapolda Jabar untuk Memperkuat Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
- Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah, Bapenda Karawang sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB







