Regional
Terkontaminasi Minyak Mentah, DPRD Karawang Langsung Tinjau Pantai Sedari
Published
5 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang meninjau langsung pantai yang terkontaminasi minyak mentah di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya dan Desa Sedari Kecamatan Cibuaya, Kamis (4/3).
Kegiatan ini dihadiri juga oleh sejumlah tokoh masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta perwakilan PHE ONWJ.
Ketua Komisi III DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd,i. SH. MH. mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan telah terjadi kembali tumpahan minyak mentah di pantai utara karawang pada 21 Febuari 2021, belum lama ini. Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, maka seluruh Anggota Komisi III turun langsung ke lapangan.
“Kami lihat bagaimana kondisinya, tanya kepada masyarakat dan juga konfirmasi langsung kepada pihak PHE ONWJ yang diduga bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujarnya kepada Infoka, Kamis (4/11).
Baca juga: Puskesmas Pedes Gelar Vaksinasi Tahap Pertama
Kang HES sapaan akrab Ketua Komisi III itu memaparkan, pihak Pertamina sudah melakukan pembersihan oil spil dari pantai yang terkontaminasi, kendati memang masih ditemukan ceceran minyak mentah.
“Kami temukan sedikit ceceran minyak mentah yang tersisa di pesisir Pantai Sedari, kami bawa untuk sample. Dan memang diakui pihak Pertamina, tidak menutup kemungkinan masih akan ditemukan sisa-sisa minyak mentah di pantai Sedari hingga Pulau Putri,” paparnya.
Saat ini, tutur Kang HES, pihak Pertamina mengaku telah melakukan pengecekan terhadap pipa dan tidak ditemukan kebocoran. Sehingga Pertamina mengambil sample minyak mentah di pantai untuk diuji di laboratorium.
“Saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium, apakah jenis minyak yang saat ini ditemukan sama dengan jenis minyak yang dikelola Pertamina PHE ONWJ atau tidak. Hasilnya kemungkinan baru keluar akhir pekan depan,” tuturnya.
Baca juga: Dua Hari Pesta Miras, 4 Pemuda di Karawang Tewas
Komisi III DPRD juga mempertanyakan terkait kompensasi dari peristiwa tumpahan minyak mentah pada Agustus 2019 lalu yang hingga kini belum selesai.
“Soal kompensasi untuk kejadian tahun 2019, PHE ONWJ menjanjikan selesai akhir bulan (maret.red) ini. Kami juga akan kembali lagi ke sini (PHE ONWJ.red) bulan depan, untuk memastikan terkait penyelesaian kompensasi serta membahas lebih lanjut dari hasil uji laboratorium untuk tumpahan minyak yang saat ini ditemukan,” tandasnya.(cho)


You may like

Polres Karawang Raih Juara II Lomba Manajemen Media Ketahanan Pangan Polda Jabar, Kapolres Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda Jabar

PGN Karawang Hadirkan GasKita Sauyunan, Perkuat Edukasi Gas Bumi, Catat Meter Mandiri, dan Perluas Pelanggan Rumah Tangga

Direktur Operasional Bulog Tegaskan Tanggung Jawab Penuh Atasi Hama di Gudang Beras Karawang

Truk Trailer Oleng Tabrak Dua Truk Lain di Tol Jakarta-Cikampek KM 46 Karawang

Peduli Pendidikan Anak, Kapolres Karawang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Majelis Taklim di Warungbambu

Korupsi KPR BTN Ratusan Saksi Mangkir Panggilan Kejari Karawang
2 Comments
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Raih Juara II Lomba Manajemen Media Ketahanan Pangan Polda Jabar, Kapolres Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda Jabar
- Sharp Optimistis Dongkrak Penjualan Lewat Ragam Promo di Jakarta Fair 2026
- PGN Karawang Hadirkan GasKita Sauyunan, Perkuat Edukasi Gas Bumi, Catat Meter Mandiri, dan Perluas Pelanggan Rumah Tangga
- Direktur Operasional Bulog Tegaskan Tanggung Jawab Penuh Atasi Hama di Gudang Beras Karawang
- Truk Trailer Oleng Tabrak Dua Truk Lain di Tol Jakarta-Cikampek KM 46 Karawang







Pingback: Putusan KPPU atas PT Conch South Kalimantan Cement Dikuatkan Pengadilan Niaga - Infoka
graliontorile
10 September 2022 at 10:12
It?¦s truly a great and useful piece of information. I am happy that you just shared this useful info with us. Please keep us informed like this. Thank you for sharing.