Hiburan
Tak Lulus SMP, Zaskia Gotik Dibayar Rp60 Ribu Sehari
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Zaskia Gotik menceritakan mengawali kariernya sebagai penyanyi dangdut kampung. Dia mengaku hanya lulusan sekolah dasar. Saat SMP dirinya terpaksa tidak meneruskan dan memilih jadi penyanyi dangdut.
“SD lulus, tega banget gue nggak lulus. Cuma yang nggak lulus itu SMP karena kelas 2 SMP mau naik kelas 3 itu nyanyi setiap hari,” cerita Zaskia Gotik dalam program Pagi Pagi Ambyar yang dilansir dari Detikcom, Rabu (15/9/2021).
Namun, dirinya membantah menelantarkan sekolah demi menyanyi. Ada faktor lain yang membuat Zaskia Gotik memilih untuk tidak melanjutkan sekolah.
“Bukan lebih suka nyanyi. Jadi gini, aku kan nyanyi dari panggung ke panggung, acara hajatan, sunatan,” tuturnya.
“Setelah itu aku ngerasa aku tuh selalu telat dan diomelin. Jadi aku punya keputusan, ‘Ya sudah aku nyanyi aja deh Mak, ngebantuin Emak sama Abah kerja,” cerita Zaskia Gotik.
Keputusan Zaskia Gotik sudah bulat untuk membantu orang tuanya mengumpulkan pundi-pundi.
Diketahui, Zaskia Gotik memang bukan berasal dari keluarga berada saat itu. Ayahnya saat itu adalah tukang ojek dan sang bunda benar-benar sebagai ibu rumah tangga.
“‘Terus sekolah Eneng nanti gimana?’ Nggak apa-apa nanti Eneng bisa nyusul sekolahnya yang penting Eneng bisa bantuin Emak sama Abah,” lanjutnya.
Soal bayaran, di masa lalu, Zaskia Gotik hanya menerima bayaran tidak lebih dari Rp 150 ribu. Namun, untuk penghasilan tambahan, Zaskia Gotik bisa mendapatkan dari saweran.
“Dulu pertama nyanyi sehari semalam dibayar Rp 60 ribu, Rp 80 ribu. Paling gede itu Rp 120 ribu, paling gede. Lupa tahun berapa. Kita nyari tambahan lagi dari saweran. Kalau di panggung misalnya saweran dapat Rp 5 juta kita bagi rata sama pemain lainnya,” cerita Zaskia Gotik.
Tapi, perjuangan Zaskia Gotik dulu tidak sia-sia. Kini, Zaskia Gotik menjadi salah satu pedangdut yang populer. Tentu saja bayarannya sudah sangat jauh berbeda ketika dirinya menjadi penyanyi dangdut kampung. (*)


You may like
Pos-pos Terbaru
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
- District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
- Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama

