Regional
Suami Habisi Istri di Karawang, Keluarga Korban Berharap Pelaku Dihukum Berat
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Ahmad Sanudin (31) menghabisi nyawa istrinya sendiri, Sopiyah (20) di kamar rumah orang tuanya di Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang. Jumat (14/10/2022).
Keluarga korban pembunuhan berharap Ahmad dihukum berat. Mereka menilai Ahmad melakukan perencanaan sebelum menghabisi nyawa istrinya, Sopiya.
“Kalau kita berharap ia dihukum maksimal, ” kata paman Sopiya, Ano (49), Selasa (18/10/2022).
Ano mengatakan Ahmad seperti merencanakan pembunuhan. Korban dijerat dengan tali.
“Saya yakin bukan spontan, tetapi ada unsur berencana, ” katanya.
Setelah membunuh istrinya, Ahmad Sanudin kemudian kabur. Saat kabur, Ahmad mengirim pesan WhatsApp kepada sejumlah kerabat Sopiya.
Ia mengirimkan pesan kepada bibi korban. Ia memberitahukan kepada bibi korban, dirinya telah membunuh Sopiya. Ahmad Sanudin mengirimkan pesan menggunakan ponsel milik korban.
“Urang menta maaf atas penyesalan datang panderi tos ngalengit kn nyawa sopi (Saya minta maaf atas penyesalan selalu datang terakhir. Sudah menghilangkan nyawa sopi), ” tulis Ahmad Sanudin menggunakan ponsel korban.
Bibi korban mulanya bingung dengan pesan tersebut. Ia pun membalas pesan itu, menanyakan maksud dari pesan tersebut.
“Tempo che Opi dkamar (lihat Opi di kamar),” balas Ahmad Sanudin.
Selain mengirim pesan, Ahmad juga menghubungi mertuanya. Ia mengabarkan kalau korban telah dibunuh di rumahnya yang beralamat Kampung Bakan Cikampek, RT 001, RW 005, Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, Karawang.
Setelah itu, Ahmad pergi tanpa tujuan. Dia bahkan sempat berdiam diri di dekat rel kereta api di bawah jembatan Cikampek.
Sebelumnya diberitakan, seorang suami di Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, tega bunuh istrinya sendiri. Korban dicekik dan dibekap sampai tewas usai diajak jalan-jalan.
Kepada polisi, Ahmad mengaku tega berbuat keji lantaran sakit hati karena sering dihina mertua.
Ahmad merasa terhina oleh mertuanya yang selalu marah dan meremehkan dirinya. Saking kesalnya terhadap mertuanya dia nekat mencekik dan membekap istrinya hingga tewas. (*)

You may like

Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang

Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”

Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan

Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri

Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City

Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang
- Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”
- Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel







