Regional
Sosialisasi Pendidikan Pemilu, KPU Karawang Sasar Kaum Perempuan
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang, menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, khususnya dari kalangan perempuan.
Kegiatan tersebut digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang bersama Nasyiatul Aisyiyah dengan mengangkat tema ‘Afirmasi Perempuan Dalam Politik Elektoral’ dan menghadirkan narasumber dari akademisi Dosen Unsika Weni Adityasning Arindawati.
Ketua KPU Karawang Mari Fitriana menyampaikan, kegiatan sosialisasi kepada pemilih perempuan sangat perlu dilakukan, sebab berdasarkan DPT Pemilu 2024 kemarin, presentase pemilih perempuan itu cukup tinggi, yakni mencapai 49,96 persen.
“Jumlah pemilih perempuan itu hampir sama dengan jumlah pemilih laki-laki. Maka, sosialisasi kepada basis perempuan itu sangat penting. Kalau untuk DPT Pilkada 2024, akan kami sah kan setelah setelah Coklit selesai,” kata Mari, Minggu (28/7/2024).
Mari mengajak kepada para pemilih perempuan untuk bisa menggunakan hak pilih nya di perhelatan Pilkada nanti. Ia juga mengingatkan agar para pemilih perempuan agar menggunakan hak pilih nya dengan bijak.
“Sebelum menggunakan hak pilih, kita harus mentracking dulu atau melihat rekam jejak pasangan calon yang akan kita pilih. Kita harus memilih pasangan calon yang bisa mengakomodir kepentingan perempuan dan anak,” ungkap Mari.
Sementara itu, akademisi Unsika Weni Adityasning Arindawati, S.IP., MA., menyampaikan, kesetaraan perempuan harus terus diperjuangkan, karena saat ini masyarakat masih hidup dalam budaya patriarki yang membuat kaum perempuan kurang mendapatkan dukungan untuk bisa terjun ke ranah politik.
“Budaya patriarki ini membuat kaum perempuan kurang mendapatkan dukungan, karena masih adanya stigma dari masyarakat, bahwa politik itu merupakan ranah maskulin,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, terdapat beberapa hambatan politik yang dialami kaum perempuan untuk bisa berkiprah di bidang politik, diantaranya kurangnya program pelatihan, pemarjinalan perempuan dari ranah politik, representasi, hambatan internal dan eksternal.
“Kaum perempuan harus memiliki kesadaran politik, kalau sudah terbangun, maka akan muncul minat politik. Jika sudah punya minat politik, kita harus terus belajar agar memiliki kompetensi untuk bisa berkarir di parlemen, sehingga nantinya kita bisa ikut serta dalam pengambilan keputusan kebijakan publik,” paparnya.
Ia menekankan agar kaum perempuan menghindari praktik politik uang. Sebab, kaum perempuan harus memiliki pandangan yang jauh kedepan, jangan hanya berpikir kepentingan sesaat.
“Politik uang seringkali mengarahkan kepada keuntungan jangka pendek, mengabaikan kebutuhan jangka panjang masyarakat. Pandangan yang jauh mendorong kita untuk berpikir tentang dampak kebijakan terhadap generasi mendatang dan memastikan keberlanjutan pembangunan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua Nasyiatul Aisyiyah Nuraeni mengatakan, sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran politik kepada para pemilih perempuan. Sehingga diharapkan dapat mendorong perempuan agar lebih aktif berpartisipasi dalam Pilkada 2024.
“Kami bersyukur peserta yang hadir sangat antusias, karena seperti yang sudah disampaikan oleh Ketua KPU, bahwa jumlah pemilih perempuan itu cukup signifikan, maka mereka harus dibekali dengan pendidikan politik dan informasi mengenai Pilkada,” ucap Nuraeni.
Ia menuturkan, untuk di Pilkada 2024, kaum perempuan menginginkan sosok pemimpin selanjutnya yang bisa lebih memperhatikan aspirasi dan kebutuhan kaum perempuan.
“Karena kaum perempuan juga sebagai salah satu penggerak ekonomi. Kami ingin sosok pemimpin yang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang adil dan setara bagi semua,” tandas Nuraeni. (red)


You may like

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir

Hadirkan SIPAKAR, Layanan Bapenda Karawang Kini Makin Mudah dan Terintegrasi

Polres Karawang Masifkan Pemberantasan Obat Keras, Puluhan Ribu Butir OKT Disita

Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Aliran Kali Kalapa Telukjambe Timur
Pos-pos Terbaru
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir
- Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR






