Regional
Seribuan Hektar Sawah di Karawang Dilanda Kekeringan, Ancam Produksi Beras
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Lebih dari 1.000 hektar persawahan di Karawang mengalami kekeringan. Hal itu pun dikhawatirkan mengganggu produksi beras.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Karawang Asep Hazar mengatakan, areal sawah yang dilanda kekeringan tersebar di sejumlah kecamatan sekitar Karawang.
Ia mengatakan, jumlah 1.000 hektar sawah merupakan akumulasi dari laporan kekeringan dari beberapa wilayah. Namun yang terbanyak berada di Kecamatan Banyusari dan Pakisjaya.
“Di antaranya adalah Kecamatan Pakisjaya 50 hektar, Kecamatan Banyusari 600 hektar, dan sebagian wilayah Jatisari,” katanya.
Asep memastikan kekeringan bukan akibat perubahan iklim. Namun karena sedimentasi, sehingga air tidak sampai ke sawah yang berada di tengah.
Pasalnya aliran air di irigasi mencukupi, namun dia akui akibat saluran tersier yang rusak karena sedimentasi yang menyebabkan air tidak sampai ke sawah.
Di Pakisjaya misalnya, sempat terjadi penurunan debit yang menyebabkan air tidak menjangkau sawah yang tengah.
“Alhamdulillah sampai ke Pakis (Pakisjaya). Cuma dari dua hari lalu belum sampai tengah, masih di pinggiran,” katanya.
Asep mengatakan, untuk mengatasi sedimentasi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Wakil Bupati Karawang dan telah meninjau ke lokasi. Untuk penanganan jangka pendek, akan dilakukan pengerukan.
Hanya saja ada beberapa titik yang tidak bisa dengan alat berat lantaran melintasi pemukiman, sehingga harus dilakukan secara manual.
“Manual itu kita akan melibatkan kelompok-kelompok tani, pemerintah desa, kecamatan, dan Dinas PUPR,” ujar Asep.
Asep pun mengaku khawatir jika persoalan itu menyebabkan mengganggu produksi beras di Karawang. Sedang petani selalu diminta meningkatkan produktivitas.
“Memang dihawatirkan mengganggu produksi beras,” ungkapnya. (*)


You may like

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari

Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik

MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
Pos-pos Terbaru
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern






