Connect with us

Daerah

Seorang Warga Ciamis Dibius dan Diculik Secara Misterius, Ditemukan di Karawang

Diposting

pada

INFOKA.ID – Seorang pemuda bernama Wahyudin (28) warga Dusun Bojongsari, Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis dilaporkan hilang secara misterius oleh istrinya.

Istri korban, Ika Mardiana (22), mengatakan Wahyudin terakhir kali meninggalkan rumah pada Jumat (17/9/2021) pada pukul 09.50 WIB. Saat itu suaminya tersebut akan belanja kebutuhan rumah tangga.

Ika mengatakan, Sebelum hilang suaminya sempat mengirimkan pesan jika ia tengah dikejar oleh sebuah mobil yang berisi orang yang tak ia kenal.

Menurut Ika, Wahyudin telah berhasil ditemukan berada di Karawang, yakni sedang bersama adik ibunya yang kebetulan di sana.

“Alhamdulillah sudah ketemu suami saya, Mas,” kata Ika dilansir dari Suara.com, Sabtu (19/9/2021).

Ika Menjelaskan, suaminya dikejar sebuah mobil ketika ia dalam perjalanan menuju tempat belanja.

Setelah dekat, mobil itu terus mendekat dan memaksanya untuk berhenti. Namun korban terus memacu kendaraannya hingga sampai Bulak Nambo, Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok.

Di lokasi tersebut, kata Ika, kemudian dari dalam mobil keluar beberapa orang yang mengaku leasing langsung menangkap suaminya itu.

“Nah, saat itu suami saya sempat berontak, tapi dibius hingga pingsan. Motor, uang, hanphone dan dompet yang berisi ATM pun raib,” imbuhnya.

Meski sempat beberapa kali bangun karena obat biusnya habis, namun pelaku yang berjumlah 4 orang menggunakan jaket kulit, memakai kacamata dan masker itu membius lagi korban.

“Berarti benar bila suami saya itu waktu WA ada orang yang mengejar itu nyata,” tegasnya.

Setelah kabar kasus suami hilang di Ciamis ini, Ika pun mengaku mendapatkan banyak yang menghubunginya.

Termasuk yang memberikan kabar bahwa suaminya berada di Karawang setelah sekian lama berjalan kaki karena ada yang menurunkan di tol.

“Alhamdulillah ada orang baik dan memberikan kesempatan untuk mengontak saya menggunakan handphone. Sebab, saat itu suami saya hanya ingat istri dan anaknya,” ucapnya.

Kemudian, mendapati kabar tersebut, ia pun langsung memberikan kabar kepada bibinya yang berada di Karawang untuk menjemput Wahyudin.

Meski kondisinya masih lemas karena obat bius, namun ia bersyukur suaminya itu dalam keadaan selamat, meski motor dan uang yang ia bawa sudah tiada.

“Intinya saya sangat berterima kasih kepada semuanya yang telah membantu. Saya juga mengimbau agar berhati-hati di manapun kita berada,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement