Regional
Santri Pasundan Usulkan Garda Ekonomi Santri
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
JAKARTA – Mentri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kedatangan Pimpinan Pusat Santri Pasundan, Organisasi santri yang berbasis di Jawa Barat dan Banten.
Sambutan hangat oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang di dampingi Staf Ahli bidang ekonomi yaitu Frangky Sibarani yang merupakan mantan kepala BKPM.
Dalam pertemuan tersebut menurut Ketua Santri Pasundan Karawang Ahmad Mustopa, Ketua Umum PP Santri Pasundan Aceng Ahmad Nasir menyampaikan berbagai persoalan ekonomi di masyarakat terutama dampak yang terasa khususnya masyarakat kecil maupun kaum santri berkaitan persoalan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
“Dengan ini Santri Pasundan mengapresiasi langkah kerja efektif pemerintah terutama dalam penanganan Covid-19 yang cukup sukses serta meratanya program vaksinasi nasional,” kata Ahmad Mustopa.
Dalam kesempatan tersebut PP Santri Pasundan meminta pemerintah untuk lebih mendorong pertumbuhan ekonomi pesantren mengenjot entrepreneurship santri serta ada program bantuan khusus pengembangan usaha untuk para guru ngaji yang berada di pedesaan yang belum tersentuh di sebabkan persoalan administratif maupun informasi yang belum menyeluruh.
“Maka kami usulkan untuk dibentuknya Garda Ekonomi Santri untuk mempersiapkan para santri yang akan mengabdi ke masyarakat agar menjadi santri yang mumpuni secara keilmuan dan tangguh secara ekonomi,” katanya.
Adapun usulan mewakili para pengusaha kecil dan menengah terutama terkait bunga yang relatif tinggi hingga mencapai 12%, Ahmad Mustopa mengusulkan kredit antara 6-7% menurutnya kalau untuk pengusaha besar yang memiliki deposito sebagai penjaminan bahkan penerimaan bunganya kisaran 4% saja, ini persoalan keadilan ekonomi yang harus di rasakan merata agar pertumbuhan ekonomi lebih masif dan perlu percepatan akibat dampak Covid-19.
“Sudah kami sampaikan melalui Ketum Santri Pasundan kepada Bapak Menko sebagai pemilik kebijakan mewakili usulan para pelaku usaha kecil dan menengah,” tegas Ahmad Mustopa. (*)


You may like

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga

District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang

Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama
Pos-pos Terbaru
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga






