Regional
Saan Mustopa: DPR RI Dorong Perbaikan Tanggul Citarum dan Cibeet, Atasi Banjir Karawang!
Published
7 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa bakal mendorong penganggaran perbaikan dan normalisasi tanggul Sungai Citarum serta Sungai Cibeet secara bertahap sebagai solusi jangka panjang penanganan banjir di Kabupaten Karawang dan Bekasi.
Saan menyebut, banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet akibat tingginya curah hujan, baik di wilayah hulu maupun di daerah hilir. Kondisi tersebut diperparah dengan menurunnya daya tampung sungai.
“Normalisasi Sungai Citarum dan Cibeet ini menjadi sangat penting. Karena ketika curah hujan di hulu tinggi dan di Karawang juga tinggi, air tidak tertampung dan akhirnya meluap. Ini yang akan kita dorong, termasuk penganggarannya,” ujar Saan ketika meninjau banjir ke Karawang, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, DPR RI akan mengawal alokasi anggaran agar proses normalisasi sungai dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak bersifat sementara. Normalisasi tersebut akan melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Kita dorong anggaran perbaikan dan normalisasi Sungai Citarum dan Sungai Cibeet dilakukan secara bertahap, supaya daya tampung sungai terhadap debit air yang besar bisa kembali optimal,” katanya.
Selain normalisasi, Saan juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pengendali banjir, seperti tanggul dan perbaikan siphon di sejumlah titik rawan.
Kemudian dia juga mencontohkan proyek pengendali banjir di wilayah Karangligar yang saat ini sedang berjalan melalui kolaborasi Kementerian PU, Pemerintah Daerah, dan DPR RI.
“Mudah-mudahan Agustus 2026 pengendali banjir di Karangligar sudah selesai, sehingga banjir tahunan di sana bisa teratasi,” ujarnya.
Saan menambahkan, upaya penanganan banjir tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga mitigasi menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Citarum, mulai dari Karawang hingga Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.
“Kita minta BBWS dan BPBD untuk memitigasi titik-titik rawan, termasuk potensi tanggul jebol dan kerusakan bantaran sungai. Semua akan kita dorong untuk diperbaiki secara bertahap,” kata dia.
Ia berharap, dengan dukungan anggaran yang konsisten dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, persoalan banjir yang selama ini menjadi masalah tahunan di Karawang dapat berangsur tertangani.
“Penanganan ini tidak bisa instan, tapi dengan normalisasi dan pengendalian banjir yang terus kita dorong, mudah-mudahan ke depan Karawang bisa lebih aman dari banjir,” kata Saan.(red)


You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan






