Regional
RK Gandeng 108 Konten Kreator Jadi Duta Pariwisata Jawa Barat
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggandeng 108 duta pariwisata untuk mempromosikan destinasi wisata, kebudayaan dan produk ekonomi kreatif unggulan di Jabar, Selasa (21/6/2022).
ke-108 orang yang didominasi kaum muda ini bertugas mempromosikan destinasi wisata di Provinsi Jawa Barat melalui akun media sosial mereka masing-masing.
“Jadi ini merupakan cara baru dalam mempromosikan sektor wisata yang memposisikan diri sebagai tulang punggung ekonomi Jawa Barat saat ini. Terlebih, Jawa Barat menargetkan 40 juta kunjungan wisata untuk tahun ini,” kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Kamis (23/6/2022).
Ridwan Kamil menuturkan, ratusan duta pariwisata Jabar tersebut merupakan bagian dari program Smiling West Java Ambassador (SWJ).
SWJ Ambassador merupakan program dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar yang memberdayakan masyarakat khususnya pelaku ekonomi kreatif subsektor video dan fotografi.
Rangkaian program SWJ Ambassador diawali dengan pelaksanaan opencall ke masyarakat dengan jumlah pendaftar 2.032 orang. Setelah melalui tahapan seleksi terpilih 108 orang sesuai dengan jumlah destinasi unggulan di Jabar.
Gaya penyampaian promosi pariwisata yang dilakukan para ambassador ini melalui narasi kreatif dengan gaya kekinian. Adapun total jumlah followers dari 108 ambassador di Instagram berjumlah 2.577.180 pengikut, dan di tiktok sebanyak 3.750.395 pengikut.
Ridwan Kamil berharap hadirnya konten promosi wisata tersebut bisa menjadi referensi, sekaligus merekam destinasi wisata baru yang belum banyak dikenal masyarakat.
“Jadi ke-108 ambasador pariwisata ini nanti hasilnya akan membanjiri gawai orang yang datang ke Jabar, sehingga berakhir pada naiknya kunjungan pariwisata di mana kita sebenarnya tidak terlalu fokus pada wisatawan asing,” katanya.
Menurutnya, fenomena promosi saat ini sudah tidak lagi menggunakan teori lama seperti memasang iklan besar-besaran dengan biaya mahal di media elektronik dan cetak maupun baliho, tetapi pola promosi melalui digital marketing.
Pendekatan promosi lewat dunia digital, lanjutnya, menjadi pilihan saat ini mengingat keterikatan masyarakat dengan media sosial sangat erat.
“Dikarenakan saat ini kita hidup di era digital maka digital marketing jadi pilihan. Nah digital marketing juga kita tidak menyewa kantor besar tapi gunakan citizen journalism,” kata Ridwan Kamil.
Jawa Barat, kata dia, fokus pada regional turis. Ia berharap dengan demikian, mudah-mudahan ekonomi bangkit, tempat wisata ramai.
“Sambil saya titipkan tak hanya mempromosikan tapi mengedukasi agar wisatawan bertanggung jawab lewat konten mereka,” katanya.
Pihaknya juga berpesan agar para konten kreator itu mengemas gambar visual dengan baik dan estetis serta konsisten.
“Buat konten yang baik secara visual nanti orang juga ngomongin. Konsisten, kalau dia di kuliner ya fokus saja di kuliner, biasanya algoritmanya mencari yang spesifik kalau segala dipegang enggak terlalu bagus. Karena pesan juga butuh visual yang baik,” kata dia. (*)

You may like

Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa

Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak

Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang

Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa

Prakasa 1 Berikan Apresiasi Kepada Mitra Finco Dan Karyawan Di Gala Dinner

NasDem Gelar ‘Run for Change 2026’ di Karawang, Kategori 5K dan 10K Gratis!
Pos-pos Terbaru
- Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa
- Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak
- Sharp Perluas Party Speaker, Hadirkan Phantom Series dan Core Blast Series untuk Beragam Gaya Hidup Konsumen
- Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang
- Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa






