Connect with us

Regional

Relokasi Pasar Rengasdengklok Mencekam, Ratusan Pedagang Nyaris Bentrok Dengan Aparat

Published

on

KARAWANG – Relokasi Pasar Rengasdengklok Kabupaten Karawang dikabarkan mencekam, Rabu (30/11/2022) siang.

Ratusan pedagang Rengasdengklok bersama massa LSM GMBI nyaris bentrok dengan aparat yang rencananya akan merelokasi para pedagang ke Pasar Proklamasi Rengasdengklok.

Berdasarkan Informasi dihimpun, hingga pukul 11.53 WIB, massa masih berkumpul di lokasi pasar untuk menolak proses relokasi yang akan dilakukan oleh Pemkab Karawang.

Atin perwakilan LSM GMBI Karawang bagian investigasi mengatakan, pihaknya yang mendapat kuasa dari pedagang meminta pemerintah untuk menunda proses relokasi.

Atin mengatakan, saat ini para pedagang sedang berupaya menempuh jalur hukum dengan melakukan gugatan di Pengadilan Negeri Karawang.

Sejumlah aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP saat ini masih berjaga di lokasi. Para pedagang juga terlihat menyalakan petasan sebagai bentuk penolakan dan meminta aparat mundur agar tidak jadi merelokasi.

Sebelumnya, Sekda Karawang, Acep Jamhuri mengakui masih ada pihak-pihak yang tak sepakat. Namun ia menegaskan proses relokasi akan tetap dilaksanakan.

“Bagi yang belum setuju ya supaya berbenah, karena itu tanah milik Pemkab dan akan dimanfaatkan untuk kepentingan Pemda. Kami mengucapkan terima kasih kepada pedagang yang sudah mulai pindah ke pasar baru,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, secara bertahap Pemkab Karawanv juga masih terus melakukan upaya pembenahan fasiltas dan infrastruktur di Pasar Proklamasi. Sehingga tidak ada pedagang yang merasa dirugikan dengan proses relokasi tersebut.

“Kami berharap semua menyadari dan sepakat agar Rengasdengklok ke depan lebih tertib, indah dan bermartabat. Mudah mudahan ada keberkahan dan kebarokahan dibalik proses relokasi ini. Para pedagang lebih maju. Aspek legalitas juga ada,” tutupnya. (*)