Regional
Ratusan Pohon Kelapa di Karawang Mendadak Mati
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG– Fenomena aneh terjadi di sejumlah wilayah kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ratusan pohon kelapa milik warga di kabuoaten tersebut mendadak mati.
Kejadian aneh ini terjadi sejak tiga bulan lalu. Saat itu, daun kelapa di perkebunan warga tiba-tiba rontok hingga menyisakan batangnya saja.
Rontoknya daun kelapa ini hanya dalam hitungan hari saja. Setelah daun kelapa habis berguguran, ratusan pohon kelapa tersebut kemudian mati.
Anehnya, di sekitar pohon kelapa yang mati tidak ditemukan adanya hama yang menyerang, baik itu kumbang ataupun hama lainnya.
Astra Jingga (44), salah seorang warga di Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, mengaku heran dengan kejadian tersebut. Di kutip dari akun facebooknya, dia menuliskan tidak mengetahui penyebab ratusan pohon kelapa itu mati.
“Pohon kelapa di Desa Payungsari 99% mati kering. Coba ini teh ada apa ya,? tulisnya.
Sontak status Astra Jingga mendapat reaksi beragam. Sejumlah netizen mengomentari pohon kelapa yang mati kering ini diakibatkan hama kumbang sampai dengan mengaitkan fenomena ini dengan tanda tanda alam yang mulai tak bersahabat.
“Setiap hari saya keliling di wilayah Kecamatan Pedes. Bukan hanya di Payungsari saja terjadi. Hampir setiap desa mengalami apa yang bapak lihat (pohon kelapa mati kering, red), ” tanggap netizen akun Syawara, menomentari.
Sampai Cilamaya
“Saya juga heran. Kalau memang diserang hama, seperti apa wujudnya. Anehnya tidak terlihat hama di batang maupun di bawah pohon kelapa itu,” ungkap Alvian (32), kepada infoka.id. Dia mengamini fenomena aneh pohon kelapa mati kering sampai juga ke wilayah desana di Cilamaya Wetan, Rawagempol Kulon. “Pohon kelapa saya di rumah ada hampir 10 pak. Mati kering semua,” tambahnya.
Alvian berharap, dinas terkait di pemerintahan segera turun tangan, untuk mengatasi masalah ini. Warga takut, nantinya seluruh pohon kelapa yang ada disana mati semua.
“Jangan anggap sepele, pemerintah harus lebih aktif menyikapi ini, biar masyarakat tenang,. Apalagi untuk di desa saya, fenomena aneh ini sudah terjadi hampir sejak setahun lalu sampai sekarang, ” pungkasnya. (red)

You may like

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya

Fokus Pembangunan Daerah, DPRD Karawang Sepakati Rancangan KUA-PPAS 2027

PHE ONWJ Pasok 92 Ribu Liter Air Bersih untuk Belasan Desa Kekeringan di Karawang

Tegaskan Semua Layanan Gratis, Disnakertrans Karawang Ajak Warga Manfaatkan Fasilitas Resmi

Tata Kelola Lingkungan Karawang Memprihatinkan, Ghazali Center Indonesia Ajukan Izin RTH ke BBWS Citarum
Pos-pos Terbaru
- Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji
- DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
- Fokus Pembangunan Daerah, DPRD Karawang Sepakati Rancangan KUA-PPAS 2027
- PHE ONWJ Pasok 92 Ribu Liter Air Bersih untuk Belasan Desa Kekeringan di Karawang
- Tegaskan Semua Layanan Gratis, Disnakertrans Karawang Ajak Warga Manfaatkan Fasilitas Resmi







