Regional
Ratusan Ibu-ibu di Bekasi Tertipu, Terbongkar oleh Polisi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Ratusan ibu-ibu di Bekasi tertipu arisan lebaran. Kerugian para korban diperkirakan hampir mencapai Rp 1 miliar.
Polisi menangkap seorang perempuan berinisial H ditangkap dalam kasus ini. Dia merupakan ketua arisan yang menggelapkan uang para warga tersebut.
“Iya di sini sudah kita tetapkan sebagai tersangka, sudah kita tahan. Inisialnya H sebagai ketua arisan,” kata Kapolsek Bekasi Timur AKP Rusit Malaka, dikutip dari Detikcom, Sabtu (8/5/2021).
Rusit mengatakan arisan lebaran itu sebenarnya telah berlangsung sejak 5 tahun lalu. Dia menyebut korban mengikuti arisan itu tiap hari menyetorkan uang dengan jumlah bervariasi kepada ketua arisan, seorang perempuan inisial H.
“Jadi arisan itu per hari ada yang nyetor Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10 ribu,” ujar Rusit.
Dari arisan itu seharusnya tiap mendekati Lebaran uang para anggota bisa dicarikan. Adapun arisan itu dicairkan dalam bentuk paket sembako Lebaran.
“Iya jadi tiap tahun tiap Lebaran itu diberi sembako. Tiap tahunnya selama 5 tahun berjalan. Tapi baru tahun ini ada penipuan,” ungkap Rusdi.
Kasus penipuan diketahui anggotanya setelah tidak ada kejelasan pencairan uang arisan. Kepada anggotanya, H berkelit dan mengatakan uang para anggotanya itu hilang.
Warga pun sempat menggeruduk rumah H pada Kamis (6/5) malam. Takut terjadi hal tidak diinginkan, H kemudian dibawa ke kantor polisi.
Alih-alih membayar kerugian para korban, pelaku justru membuat laporan palsu di kepolisian. Dia lapor polisi mengaku kehilangan sejumlah uang.
“Iya (ngakunya) duitnya hilang di rumahnya. Dia bikin laporan di Polres,” ungkap Rusit.
Saat diselidiki petugas, H baru mengakui perbuatannya. Dia akhirnya mengaku uang anggota arisannya tidak hilang.
“Kita bawa ke Polres ternyata pas lidik (selidiki) dia ngaku uangnya dia habisin untuk kebutuhan dia tiap hari,” sebut Rusit.
Baru kepada petugas H mengakui telah melakukan penipuan kepada anggotanya. Dia menyebut uang anggotanya tidak hilang, namun dipakai untuk kepentingan pribadinya.
Dari pemeriksaan sejauh ini, diperkirakan total kerugian para anggota arisan itu mencapai hingga Rp 1 miliar. H pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
“Di laporan itu saya lihat (kerugian) Rp 950 juta, hampir Rp 1 M. Ini belum dirincikan, ya,” pungkas Rusit. (*)
Sumber: Detikcom


You may like

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Alfamidi Cabang Bekasi Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi

Aksi Kemanusiaan, Golkar Kabupaten Bekasi Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Korban Banjir

Stok Beras BULOG Karawang Aman, Siap Hadapi Nataru dan Ramadan

BRI Bekasi HI Salurkan Dana PIP

5000 Paket Sembako Program TJSL Disalurkan BRI BO Tambun
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel







graliontorile
30 Agustus 2022 at 14:25
Excellent read, I just passed this onto a colleague who was doing a little research on that. And he actually bought me lunch as I found it for him smile Thus let me rephrase that: Thank you for lunch! “The capacity to care is what gives life its most deepest significance.” by Pablo Casals.