Regional
Program Karawang Cerdas Sudah Benar, Tetapi Tak Ideal, Begini Penjelasan Askun
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Banyaknya pelajar/mahasiswa yang menimbun tunggakan biaya pendidikan di kampusnya, hingga menuai reaksi dari berbagai kalangan. Meski Bupati telah berupaya memberi bantuan melalui Program Karawang Cerdas bagi yang kurang mampu dan berprestasi, nyatanya dianggap tak ideal.
Menurut pemerhati pendidikan dan kebijakan pemerintah, H. Asep Agustian, SH. MH. bahwa apa yang sudah diberikan oleh Bupati melalui kebijakan program Karawang Cerdas ini sudah benar, tetapi kurang ideal dari segi anggaran yang diberikan kepada Pelajar/Mahasiswa. Pasalnya, mereka hanya mendapatkan Rp 12 Juta pertahun.
“Kalau kepentingannya, misal membayar persemester saja Rp 6 Juta, dalam satu tahun dua semester sama dengan Rp 12 Juta. Anggaran Program Karawang Cerdas hanya habis untuk biaya pendidikan saja, sementara biaya penunjang pendidikan juga perlu dijamin,” ujar Askun (Asep Kuncir) sapaan akrabnya kepada Infoka, Kamis (24/6).
Pria yang juga berprofesi sebagai Lawyer ini menjelaskan, seharusnya Bupati memikirkan juga keduanya, biaya pendidikan dan biaya penunjang pendidikan. Bagi kategori Pelajar/Mahasiswa tidak mampu, program beasiswa ini tentu tidak cukup mengcover kedua kebutuhan tadi, sehingga perlu adanya penambahan anggaran.
“Jika kategori prestasi mungkin rata-rata dari kalangan orang mampu, meski ada juga yang tidak mampu, tetapi ini khususon bagi kalangan tidak mampu. Maka harus ditambahkan,” jelasnya.
Askun menambahkan, tanpa harus memojokkan salahsatu lembaga atau pemberi program Karawang Cerdas itu sendiri, tetapi solusinya adalah perlu adanya kajian kembali untuk merubah regulasi supaya Program Beasiswa ini benar-benar dirasakan manfaatnya bagi si penerima.
“Saya meminta kepada Bupati, karena Bupati itu kan pernah kuliah. Mungkin pernah mendapatkan beasiswa, mungkin, saya gak tau itu. Tolong angkanya ditambahkan untuk program Karawang Cerdas,” tegasnya.
Masih Askun menambahkan, diketahui bahwa bagi orang tua tidak mampu, seperti apa menjalani kehidupan sehari-harinya, terlebih dampak dari situasi Pandemi Covid-19. Jangankan untuk membayar biaya pendidikan putra-putrinya, untuk makan saja sudah bersyukur. Maka kewajiban Pemerintah hadir, tetapi idealnya membantu menambahkan anggaran.
“Saya meminta kepada Bupati ini tolong lah kalo ngasih bantuan jangan tanggung-tanggung, berikan yang ideal dan sepantasnya, betul-betul difikirkan matang-matang. Ya Alhamdulillah diberi bantuan, tetapi kalo bicara kurang ya masih kurang,” pungkasnya. (cho)


You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan






