Regional
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Polres Kuningan sedang menyelidiki penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kebakaran tersebut menghanguskan area seluas 102 hektare.
Kepala Polres Kuningan AKBP Willy Andrian mengatakan proses penyelidikan ini merupakan langkah awal untuk mencari penyebab pasti dari insiden karhutla di Gunung Ciremai.
Sehingga ke depan kejadian tersebut dapat dicegah atau minimalnya ada kesiapan guna mengurangi dampak kerusakannya.
“Penyebab sendiri masih dalam penyelidikan. Kami juga untuk penegakan hukumnya dari Satuan Reskrim Polres Kuningan akan mendalami penyebabnya seperti apa. Kami akan memanggil pihak-pihak untuk bertanggungjawab terhadap kebakaran di TNGC,” kata Willy dilansir dari Antara, Sabtu (26/8/2023).
Ia mengatakan, apabila hasil penyelidikan nantinya mengarah pada tindakan pelanggaran hukum, maka sanksi pidana bisa diberikan. Itu pun jika penyebabnya karhutla di Gunung Ciremai karena unsur kesengajaan ihuman error).
“Untuk hasil penyelidikan nanti kami sampaikan, bila nanti mengarah pada tindak pidana akan kami update hari selanjutnya,” ujarnya.
Dalam upaya pemadaman kebakaran hutan Gunung Ciremai di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan itu, pihaknya menerjunkan 90 personel yang terdiri dari anggota Polres Kuningan serta Sat Brimob Polda Jawa Barat.
Puluhan personel kepolisian itu sudah ditugaskan untuk membantu penanganan karhutla Gunung Ciremai supaya tidak menjalar ke kawasan lain. Meskipun pada prakteknya proses pemadaman ini terhambat karena kondisi medan yang sukar dijangkau.
“Untuk sementara proses pemadaman dilakukan secara manual. Kami pun hanya memakai beberapa alat. Keterbatasan akses yang hanya bisa jalan kaki membuat upaya pemadaman terhambat. Jadi kami manual dengan membuat sekat bakar agar api tidak melebar,” tuturnya.
Hingga pukul 17.00 WIB, tambahnya, sejumlah titik api yang berada di kawasan TNGC berhasil dipadamkan walau sebagian kecilnya masih menyala.
“Pantauan kami di atas masih ada satu titik api lagi yang mungkin malam ini bisa padam. Memang tadi kami cek akses di atas cukup sulit untuk ditembus motor dan mobil, harus berjalan kaki ke titik api,” katanya.
Selain menyelidiki penyebab insiden ini, Willy mengimbau agar masyarakat dapat berperan aktif untuk mencegah terjadinya karhutla di Gunung Ciremai yang berdampak pada kerusakan lingkungan di daerah itu.
“Semoga hari ini sudah padam semua. Saya menghimbau masyarakat untuk turut pencegahan karhutla ini,” ucap Willy. (*)
Sumber: Antara

You may like

MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

Hadirkan SIPAKAR, Layanan Bapenda Karawang Kini Makin Mudah dan Terintegrasi
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir







