Regional
Polisi Sebut Kecepatan Tinggi Saat Hujan Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Bus Bhinneka di Tol Japek
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Kecelakaan maut Bus Bhinneka Jurusan Kebun Jeruk-Cirebon yang menewaskan 6 penumpang di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM41 A arah Cikampek Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (31/12/2023) diduga karena sopir mengendarai dengan kecepatan tinggi ditengah kondisi hujan.
“Kami sedang lakukan penyelidikan dan pendalaman kasus kecelakaan di ruas Tol KM 41.400 arah Cikampek. Namun berdasarkan saksi-saksi, bus dalam kecepatan tinggi dan kondisi jalan licin karena habis diguyur hujan,” kata Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono di RS Rosella, Senin (1/1/2024).
“Selain itu, juga memeriksa bus Bhinneka jurusan Kebun Jeruk-Cirebon tentang kelayakan kendaraan tersebut,” tambahnya.
Wirdhanto mengatakan, untuk saat ini sopir bus Bhinneka sedang dilakukan perawatan di RS Mandaya, karena mengalami patah tulang. Selain itu total korban keseluruhan kecelakaan ada 23 orang, luka ringan 13 orang, luka berat 4 orang dan 6 orang meninggal dunia.
“Kondisi untuk luka ringan sudah kembali ke rumah masing-masing dijemput pihak keluarga. Sedangkan yang luka berat dirujuk ke rumah sakit daerah sesuai domisili korban. Untuk korban yang meninggal dunia, dua orang peremuan dan empat pria sudah teridentifikasi dan dibawa pihak keluarga,” jelasnya.
Menurut Wirdhanto, untuk kronologis kecelakaan masih dalam pemyelidikan. Nanti tim dari Satlantas Polres Karawang dibantu Ditlaantas Polda Jabar dan Korlantas Polri akan melakukan olah tempat kejadian (TKP) dan TAA. Hal tersebut dapat menentukan apa penyebab kecelakaan yang menewaskan enam orang.
Sebelumnya, 6 orang tewas dalam kecelakaan maut di ruas Tol Jakarta-Cikampek Km 41 A arah Cikampek Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (31/12/2023).
“Kecelakaan terjadi sekitar Pukul 18.40 tadi. Korban enam orang meninggal dunia,” ujar Kasi Humas Polres Karawang Ipda Kusmayadi.
Kusmayadi mengatakan, PO Bus Binekha bernomor polisi E-7706-AA yang dikendarai Dea Aprlian melaju arah Jakarta menuju arah Cikampek. Sesampainya di TKP, tepatnya di KM 41 A arah Cikampek Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat mobil oleng ke kiri dan menabrak gadril yang berada di pinggir jalan.
“Kemudian mobil terbalik dengan bagian depan menghadap ke arah Jakarta,” jelasnya.
Akibatnya korban tewas di lokasi sebanyak dua orang, empat orang tewas dalam perjalanan ke rumah sakit dan 4 orang luka berat, 13 orang luka ringan.
“Seluruh korban dibawa ke rumah sakit Rosella,” pungkasnya. (red)

You may like

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna Agenda Penetapan Raperda dan Pembentukan Pansus

Polres Karawang Tahan Ayah 62 Tahun Atas Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kandung

Polres Karawang Tangkap Pelaku Tawuran Viral di Klari yang Rampas Motor Warga

Pemprov Jabar Apresiasi Aksi CSR Pupuk Kujang

Kapolres Karawang Anjangsana ke Personil Sakit Menahun di HUT Bhayangkara ke-80

Polres Karawang Tanam Benih Serentak di Lahan Produktif
Pos-pos Terbaru
- DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna Agenda Penetapan Raperda dan Pembentukan Pansus
- Polres Karawang Tahan Ayah 62 Tahun Atas Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kandung
- ​KORMI Kota Palembang Meriahkan HUT Palembang ke-1343, 18 Kecamatan & 29 UPTD Bahagia Jalin Silaturahmi
- Polres Karawang Tangkap Pelaku Tawuran Viral di Klari yang Rampas Motor Warga
- Pemprov Jabar Apresiasi Aksi CSR Pupuk Kujang







