Regional
Petani Karawang Tolak Usulan Pengurangan Jenis Pupuk Bersubsidi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Karawang secara tegas menyatakan sikap menolak rekomendasi panitia kerja Komisi IV DPR RI terkait pengurangan jenis pupuk yang disubsidi oleh pemerintah. Pasalnya, kebutuhan pupuk bagi seorang petani sangat penting.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Subur Makmur Desa Pamekaran Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, Asep Saepudin menilai, jika subsidi pupuk dicabut maka sama saja dengan membunuh petani secara perlahan. Pasalnya, kebutuhan pupuk bagi petani sangatlah penting.
“Petani di Karawang selain menggunakan urea juga menggunakan pupuk organik dan organik cair untuk tanaman padi. Kalau subsidi pupuk organik dicabut biaya kita bisa tambah tinggi, sementara tidak ada jaminan harga gabah meningkat. Sama saja membunuh petani secara perlahan,” ujarnya, pada Senin (21/2/2022).
Dengan tegas dia menolak usulan yang disampaikan Komisi IV DPR RI kepada Pemerintah tersebut.
Salah satu rekomendasi tersebut adalah pengurangan jenis pupuk yang di subsidi menjadi dua jenis saja, yaitu untuk jenis urea dan NPK saja.
Sedangkan, sebelumnya terdapat enam jenis pupuk yang disubsidi yang juga sangat dibutuhkan para petani. Empat jenis pupuk yang subsidinya akan dicabut jika usulan tersebut dikabulkan adalah SP36, ZA, Organik dan Organik Cair.
“Jelas kami menolak usulan subsidi pupuk untuk jenis yang sering kami gunakan dicabut, khususnya jenis SP36 dan organik cair. Karena pupuk urea yang bisa kami dapatkan juga terbatas,” tegasnya.
Dijelaskannya, selain menggunakan urea, petani di Karawang juga menggunakan pupuk organik untuk tanaman padi. Sehingga jika subsidi pupuk organik dicabut biaya modal untuk bertani akan tinggi.
Unsur hara yang kurang sangat berdampak kepada tanaman, sebab kandungan-kandungan dalam tanah yang dibutuhkan tidak bisa terserap saat unsur Hara rendah.
“Jadi kami tegas menolak usulan pengurangan jenis pupuk bersubsidi tersebut,” imbuh dia. (*)

You may like

Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa

Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan

Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril

Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
Pos-pos Terbaru
- Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa
- Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan
- Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril
- Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa
- Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota Yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit






