Regional
Pernyataan Kadisnakan Purwakarta yang Melecehkan Stunting Tuai Masalah
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PURWAKARTA – Buntut jawaban seorang Kepala Dinas lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang menyepelekan masalah stunting menuai kekisruhan.
Ketua DPC Pospera,Sutisna Sonjaya, mengungkapkan keprihatinannya terhadap pernyataan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Purwakarta yang menyebut program pencegahan stunting sebagai sesuatu yang sudah usang atau basi.
Pernyataan ini dinilai tidak senonoh dan merendahkan upaya-upaya pemerintah dalam menangani masalah gizi buruk pada anak.
Stunting merupakan kondisi pertumbuhan terhambat yang dialami anak-anak akibat kekurangan gizi.
“Kami menyayangkan pernyataan Kepala Dinas Peternakan yang mencemooh program pencegahan stunting. Program ini telah dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi yang seimbang dan memberikan akses yang lebih baik terhadap pangan berkualitas,” ungkapnya, Rabu(25/10/2023).
Ia menceritakan, dirinya sempat mengirim pesan WhatsApp kepada Siti Ida Hamidah untuk mengajak berdialog terkait penanganan stunting. Namun dijawab dengan ketus oleh Siti Ida Hamidah.
“Pagi tadi saya japri, kebetulan beliau katanya sedang tidak ada di kantor, saya minta waktu beliau untuk berdiskusi terkait penanganan stunting tapi bu Kadis menjawab bahwa hal itu sudah basi,” katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah menggelontorkan anggaran besar-besaran untuk melaksanakan program stunting prevention di seluruh Indonesia.
Berbagai kegiatan telah dilakukan, seperti pemberian makanan tambahan pada balita, semua ini bertujuan untuk mengatasi akar permasalahan stunting yang melibatkan berbagai sektor, tidak hanya Dinas Peternakan Kabupaten Purwakarta saja.
Oleh karena itu, pernyataan Kepala Dinas Peternakan seolah-olah menganggap program ini usang dan basi merupakan sikap yang sangat tidak bertanggung jawab.
“Pernyataan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa masalah stunting tidak perlu lagi dianggap serius dan diupayakan solusinya. Padahal, penanganan stunting masih menjadi prioritas utama pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujarnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta Siti Ida Hamidah ketika dihubungi melalui nomor WhatsApp tidak kunjung dijawab. (Taufik Ilyas)


You may like

Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama

Imigrasi Karawang Gelar Layanan Pasporia di Akhir Pekan, Urus Paspor Cuma 15 Menit!

Polres Karawang Ringkus Seorang IRT Pengedar Sabu di Cikampek, Sita Timbangan Digital dan Ponsel Transaksi

Terancam Hukuman Berat, Ayah di Karawang Tega Setubuhi Anak Kandung di Bawah Ancaman

SUKSES KAWAL KUNKER PRESIDEN PRABOWO DI KM 57, KAPOLRES KARAWANG APRESIASI SINERGITAS TNI-POLRI

Tetap Solid Selama 31 Tahun, Blunt_id Kenalkan Single “Manusia Spek Bidadari”
Pos-pos Terbaru
- Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama
- Imigrasi Karawang Gelar Layanan Pasporia di Akhir Pekan, Urus Paspor Cuma 15 Menit!
- Polres Karawang Ringkus Seorang IRT Pengedar Sabu di Cikampek, Sita Timbangan Digital dan Ponsel Transaksi
- Terancam Hukuman Berat, Ayah di Karawang Tega Setubuhi Anak Kandung di Bawah Ancaman
- SUKSES KAWAL KUNKER PRESIDEN PRABOWO DI KM 57, KAPOLRES KARAWANG APRESIASI SINERGITAS TNI-POLRI






