Regional
Perlu Regulasi Baru, DPRD Sarankan Penerima Program Karawang Cerdas Tak Menerima Uang
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Meski mendapat bantuan Program Karawang Cerdas, nyatanya masih banyak para mahasiswa yang menunggak biaya pendidikan. Bahkan kabarnya, tidak hanya di kampus swasta tetapi kampus negeri pun demikian.
Polemik ini akhirnya sampai ke Gedung Parlemen dan langsung ditanggapi oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, H. Asep Syaripudin, ST. MM.
“Harus ada sinergiritas antara Pemerintah Daerah, dalam hal ini pihak Verifikasi dan Validasi-nya kan Disdik (Dinas Pendidikan). Disdik bersinergi dengan pihak kampus, kan ada validasi datanya, nah mekanisme-nya dirubah, Si Penerima Karawang Cerdas itu tidak menerima uang,” ujar Ibe sapaan akrab Politisi Muda asal Partai Golkar ini kepada Infoka, Jumat (25/6).
Ibe menambahkan, si penerima Karawang Cerdas itupun harus ada feedback-nya terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Menyangkut mekanisme memang belum disinergikan, ditambah feedback pun tidak ada.
“Berkaitan dengan beasiswa ini, Si Mahasiswa itu harus melakukan penelitian, di Kabupaten/Kota mana nih, misalkan tentang apa ini-ini-ini, dan itupun dijadikan rekomendasi. Begitu juga Karawang Cerdas, harus seperti itu,” jelasnya.
Masih Ibe menambahkan, sehingga secara sustainability Program Karawang Cerdas ini benar-benar dirasakan manfaatnya bagi kampus dalam optimalisasi pembayaran.
“Kemudian bagi Pemerintah Daerah pun, kita mendapat feedback dari riset yang dilakukan para mahasiswa penerima beasiswa, selama ini kan gak ada,” ungkapnya.
Sambung masih Ibe menambahkan, pihaknya pun menilai program tersebut hanya sebatas memberikan beasiswa kemudian selesai, mau itu digunakan untuk biaya pendidikan ataupun penunjang pendidikan.
“Sebenarnya persoalan ini sudah dibicarakan, tinggal dikonkritkan. Nah kami di Komisi IV mendorong kepada Pemerintah Daerah, segera membuat regulasi baru menyangkut hal-hal teknis Karawang Cerdas,” terangnya.
Lebih lanjut Ibe menegaskan, efektifitas dan mekanisme pendistribusian bagi penerima Karawang Cerdas, harus bersinergi dengan pihak kampus si penerima beasiswa, kemudian menyangkut dengan tindaklanjutnya, harus ada feedback-nya kepada Pemerintah Daerah.
“Pokoknya Si Penerima Karawang Cerdas, jangan menerima uang. Jadi Pemerintah Daerah dengan pihak kampus sudah bersinergi, menyangkut mekanisme pencairannya seperti apa, langsung masuk ke rekening kampus. Kalau dikasih uang ya akan habis karena parameternya gak ada, mau berapa pun gak akan pernah cukup,” pungkasnya. (cho)


You may like

NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah

Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir

Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Pos-pos Terbaru
- NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah
- Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir
- Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa






