Connect with us

Regional

Pencuri Buku Pelajaran di 37 Sekolah Ditangkap Polisi

Published

on

INFOKA.ID – Polisi meringkus seorang pencuri buku pelajaran di 37 sekolahdan dua penadah yang berada di Indramayu, Jawa Barat.

“Kami menangkap seorang pencuri buku pelajaran di 37 sekolah dan dua orang penadah,” kata Kapolres Indramayu, AKBP Fahri Siregar, Selasa.(10/1/2023).

Ia mengatakan, pelaku pencuri buku pelajaran di sekolah tersebut berinisial CR, yang bersangkutan beraksi seorang diri dengan cara menjebol jendela dan pintu kelas di 37 sekolah.

Aksi pencurian buku pelajaran itu dilakukan dari bulan November 2022 hingga Desember 2022, dalam kurun waktu tersebut buku pelajaran di 37 sekolah yang berada di Kabupaten Indramayu berhasil diambil.

Ia mengatakan, selain buku pelajaran, tersangka CR juga mengambil sebanyak 22 unit telepon genggam berbagai merek dari dalam ruang kelas dan guru yang berada di 37 sekolah tersebut.

“Pelaku ini beraksi seorang diri dengan cara mencongkel gembok dan pintu kelas, kemudian menguras buku pelajaran yang ada dengan di bawa menggunakan mobil,” tuturnya.

Ia menerangkan, CR menjual buku curian itu kepada AS dengan harga sebesar Rp. 2.500 rupiah per kilogram yang ada di Kecamatan Patrol Indramayu. Kemudian, AS menjual lagi buku pelajaran itu ke penadah WR di Cirebon dengan harga Rp. 4.500 rupiah per kilogram.

Ia menuturkan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan dari Disdikbud Indramayu. Dalam laporannya, ada 37 sekolah SD di Indramayu yang kehilangan buku pelajaran.

Menurutnya, untuk total buku yang berhasil dicuri oleh pelaku mencapai 12 ton dengan kerugiannya mencapai Rp 800 juta lebih.

Akibat perbuatannya tersangka CR dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara paling lama tujuh tahun penjara, sedangkan dua tersangka lainnya yaitu AS dan WR dijerat Pasal 480 dan 481 KUHP dengan ancaman kurungan penjara empat sampai tujuh tahun.

“Kami juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya dua unit mobil, puluhan telepon genggam, dan juga beberapa buku pelajaran,” katanya. (*)

Sumber: Berbagai sumber