Connect with us

Regional

Pemprov Jabar Siapkan 3,9 Juta Vaksin Polio Untuk Balita

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) telah menyiapkan sebanyak 3,9 juta dosis vaksin untuk mencegah penyebaran polio.

Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar mengatakan vaksin polio tersebut sudah mulai disebar ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Nantinya vaksin itu akan diberikan kepada bayi berusia 0-59 bulan.

Dia juga menjelaskan bakal dilakukan vaksinasi massal di posyandu dan puskesmas di seluruh Jawa Barat. Vaksinasi massal ini akan dilakukan hingga dari 3-15 April 2023.

“Cakupan yang tertinggi sudah terlihat di Kabupaten Bogor, targetnya sudah hampir di 546 ribu, dan yang terendah di kota Banjar hanya sekitar 12 ribu,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Jabar Rochady mengatakan, seluruh petugas vaksinator sudah disiapkan untuk memberikan imunisasi polio kepada seluruh anak di Jabar.

“Jadi di semua kabupaten/kota itu siap dan tidak perlu adanya dokter karena tidak perlu suntik (dalam pemberian imunisasi polio) hanya di tetes saja,” ucap Rochadi.

Ia mengatakan, pemberian vaksin polio didistribusikan kepada seluruh Posyandu dan Puskemas. Tujuannya agar mudah dijangkau masyarakat.

Meski begitu, Rochady mengatakan ada beberapa kategori anak yang tidak bisa mendapatkan vaksin polio ini. Yaitu anak yang menderita HIV.

‘’Karena kita tahu HIV ini membuat daya tahan tubuh turun. Jadi kita khawatirkan anak ini daya tahan tubuhnya turun. Jadi tidak kita berikan,” ujarnya.

Selain itum, vaksin polio juga tidak bisa diberikan kepada anak yang menderita keganasan darah atau anak yang sedang mengalami demam atau diare.

Konsisi anak seperti ini biasanya sedang mengalami penurunan imunitas jadi tidak diberikan vaksin Polio. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement