Connect with us

Regional

Pemkab Karawang Gelar Pasar Murah Untuk Tekan Inflasi Saat Momen Idul Adha 2023

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar menggelar pasar pangan murah bagi masyarakat untuk menekan inflasi di momen cuti bersama Idul Adha 2023.

“Kami gelar program Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional berbentuk kegiatan pasar pangan murah untuk masyarakat Karawang, hal ini dilakukan dalam rangka menakan inflasi di tengah kenaikan harga pangan menjelang hari raya Iduladha,” ujar Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Rabu (28/6/2023).

Ia mengatakan, pihaknya telah membuka pasar murah dalam program Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional sejak Senin (26/6/2023), di Gedung Pemda II, Jalan By Pass, Kabupaten Karawang.

Menurutnya, ada 16 intansi pemerintah dan swasta dilibatkan untuk menggelar pasar murah tersebut, dengan harapan dapat mengurangi beban belanja masyarakat Karawang.

“Kami libatkan 16 stakeholder baik swasta, BUMN, maupun instansi pemerintah, sehingga tersedia 1,7 ton beras, 1 ton beras PIP, dan 2,1 ton beras Bulog, untuk daging sapi kita sediakan 20 kilogram, dan 30 kilogram daging kerbau per harinya,” ujarnya.

Cellica mengatakan Pemkab Karawang menyediakan komoditas termasuk terigu, dan gula pasir, serta minyak goreng dan olahan pangan UMKM lokal juga bisa dibeli dengan harga murah. Selain itu juga menyediakan komoditas daging ayam serta telur ayam yang kini diketahui mencapai Rp 35 ribu per kg.

“Memang lagi mahal (daging ayam), makanya kita juga sediakan 20 kilogram, dan juga telur ayam 40 kilogram, termasuk terigu, dan gula pasir, serta minyak goreng dan olahan pangan UMKM lokal juga bisa dibeli dengan harga murah di sini, hari ini terkahir yah,” imbuhnya.

Ia mengatakan, masyarakat dibatasi dalam membeli, dengan tujuan untuk membagi masyarakat lain yang belum berkesempatan membeli.

“Ada kupon nya, jadi tetap dibatasi (pembelian) karena masyarakat banyak, yang lain juga harus kebagian. Jadi yang sudah beli gak bisa beli dua kali,” ujarnya.

Cellica berharap, dengan adanya pasar murah tersebut bisa meringankan beban perekonomian, serta menjaga daya beli masyarakat khususnya warga Karawang.

“Kami pastikan agar harga dan pasokan pangan Iduladha stabil. Sejauh ini inflasi terendah dibanding inflasi provinsi maupun nasional. Pertumbuhan ekonomi juga tertinggi diatas provinsi dan nasional. Kami berharap dengan Gelar Pangan Murah Serentak Nasional bisa menjaga daya beli serta meningkatkan ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya. (*)