Regional
Pemkab Garut Siapkan Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut menyiapkan vaksin rabies secara gratis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan.
Hal itu agar hewan peliharaan tetap terjaga sehat dan tidak terjangkit penyakit rabies yang bisa membahayakan manusia.
“Itu (vaksinasi) bisa dilakukan di puskeswan-puskeswan, kita di puskeswan juga gratis untuk vaksinasi rabies, kalau ada ‘event’ seperti rabies day atau di pelayanan kesehatan, kita suka ada di Pendopo, kita lakukan dengan cuma-cuma,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Diskanak Kabupaten Garut Agustina, Rabu (7/6/2023).
Diskanak Garut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dalam upaya mengatasi persoalan hewan penular rabies (HPR) dalam rangka menjaga kesehatan hewan, khususnya mencegah terjadinya penularan rabies terhadap manusia.
Agustina mengatakan, pihaknya secara terus menerus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti kucing, dan anjing, maupun monyet untuk rutin melakukan vaksinasi rabies setiap setahun sekali.
“Harus terus melakukan vaksinasi rabies rutin setiap tahun ke puskeswan terdekat,” kata Agustina.
Ia menyampaikan masyarakat yang memiiiki hewan peliharaan berisiko terjangkit dan menularkan rabies agar memeliharanya dengan baik, seperti memberi makan secara berkala, dikandangkan, dan tidak membiarkan mencari makan sendiri yang dapat mengganggu orang lain.
Ia mengatakan, untuk memudahkan akses pelayanan masyarakat yang ingin memvaksinasi hewan peliharaannya dapat datang ke pusat kesehatan hewan (puskeswan) yakni Puskeswan Selaawi, Wanaraja, Cilawu, Cikajang, dan Pameungpeuk.
Selain itu, jika ada masayrakat yang digigit oleh binatang yang memiliki risiko menularkan rabies agar segera mendatangi puskeswan terdekat maupun puskesmas umum agar secepatnya ditangani dengan benar.
“Untuk masyarakat yang terserang rabies yang harus pertama dilakukan yaitu cuci luka di air mengalir selama 15 menit, lalu diberi deterjen atau disinfektan untuk membunuh kuman tersebut, terus jangan lupa langsung lapor ke puskesmas terdekat atau puskesmas yang sebagai rabies center,” katanya.
Ia menambahkan kasus rabies di Garut selama ini terkendali karena adanya petugas kesehatan hewan maupun puskeswan yang terus bergerak melakukan pengendalian rabies melalui vaksinasi rabies yang rutin, sekaligus sosialisasi bahaya rabies kepada masyarakat.
Jika di lapangan mendapatkan laporan kasus gigitan oleh hewan penular rabies, kata dia, maka tim medik veteriner maupun paramedik veteriner langsung bergerak untuk melakukan observasi terhadap binatang yang mengggit warga.
“Untuk kondisi rabies di Kabupaten Garut kita masih terkendali karena di Kabupaten Garut ini kita ada alokasi untuk kegiatan pengendalian rabies yaitu vaksinasi rabies yang rutin kita lakukan setiap tahun,” katanya. (*)

You may like

Tak Cukup Perbaikan Teknis, Komnas PA Jabar Desak Investigasi Dugaan Pengubahan Password SPMB

Polres Karawang Kawal Demo Mahasiswa di Interchange Karawang Barat, Berjalan Aman Kondusif

Dukung Kampus Sehat, FIKES UNSIKA Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Pegawai

Jabar Miliki 2.350 PKBM, Solusi Nyata Dongkrak IPM dan Atasi Putus Sekolah

Iman Teguh Adianto Resmi Jabat Plt. Kepala Kantor Imigrasi Karawang

Tembus 1.740 Peserta, Pupuk Kujang Gelar Event Lari di Kawasan Industri
Pos-pos Terbaru
- Tak Cukup Perbaikan Teknis, Komnas PA Jabar Desak Investigasi Dugaan Pengubahan Password SPMB
- Polres Karawang Kawal Demo Mahasiswa di Interchange Karawang Barat, Berjalan Aman Kondusif
- Dukung Kampus Sehat, FIKES UNSIKA Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Pegawai
- Jabar Miliki 2.350 PKBM, Solusi Nyata Dongkrak IPM dan Atasi Putus Sekolah
- Iman Teguh Adianto Resmi Jabat Plt. Kepala Kantor Imigrasi Karawang







