Connect with us

Regional

Pemkab Garut Siapkan 6.000 Pos Pos PIN Vaksinasi Polio Massal

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan 6.000 pos tersebar di setiap kelurahan dan desa untuk mensukseskan program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di daerah itu.

Hal itu dalam rangka menjaga anak-anak sebagai generasi bangsa tetap sehat dan bebas dari polio.

“Kita akan ada kegiatan hari Senin ya secara simbolis deklarasi pelaksanaan Pos PIN di enam ribu titik untuk pelaksanaan vaksinasi polio di Kabupaten Garut,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan, Jumat (31/3/202).

Ia mengatakan kegiatan vaksinasi itu merupakan gerakan kemanusiaan yang harus mendapatkan perhatian semua pihak, tidak hanya pemerintah daerah, tapi juga kecamatan, desa, puskesmas, termasuk masyarakat.

Ia juga menginstruksikan ke seluruh camat maupun unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan kepala puskesmas, lurah, kepala desa untuk mensukseskan kegiatan PIN Polio dalam rangka penanggulangan penyakit polio.

“Jadi ini adalah gerakan kemanusiaan, dan tentu ini bukan merupakan hal yang sulit, ini adalah gerakan yang bisa dilakukan secara organik, tetapi dilakukan secara serentak, dan juga dukungan dari berbagai pihak,” katanya.

Ia berharap kegiatan PIN Polio dapat dilaksanakan secara serius agar semua anak usia 0-59 bulan se-Kabupaten Garut dipastikan mendapatkan vaksinasi polio.

Rudy menyatakan selama pelaksanaan vaksinasi massal itu akan dipantau terus oleh jajaran Dinas Kesehatan, camat dan unsur lainnya untuk memastikan semua anak mendapatkan vaksinasi.

“Saya akan pantau siapa camat tidak memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang penting dan kemanusiaan ini ya, kita akan coba evaluasi, dan saya akan melakukan langkah-langkah yang lebih konkret demi masyarakat Garut,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Maskut Farid mengatakan kegiatan vaksinasi itu merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi atas temuan kasus polio tersebut, status KLB polio hanya ditetapkan di tingkat provinsi Jawa Barat. Karenanya, pelaksanaan vaksinasi polio di seluruh daerah di Provinsi Jawa Barat.

Ia mengatakan, meski tidak ditemukan kasus polio pada anak di Garut, tetap harus melaksanakan program vaksinasi polio dalam rangka mencegah polio pada anak.

“Jadi, ini untuk menjaga, jangan sampai di Garut ini ada polio, karena dengan satu polio berarti ada lumpuh, dan juga nanti selamanya, dan sampai dewasa juga lumpuh,” katanya.

Ia menyampaikan pelaksanaan vaksinasi massal akan dilakukan dua putaran yakni putaran pertama dilaksanakan 3 sampai 11 April 2023, dan putaran kedua dilaksanakan 15 sampai 22 Mei 2023.

“Untuk itu masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan waktu untuk vaksinasi polio ini, guna mencegah terjadinya polio pada balita,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement