Regional
Pemkab Bekasi Fokus Serap Tenaga Kerja Lokal di Sektor UMKM
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi saat ini terus mendorong ASN di lintas perangkat daerah untuk fokus pada solusi penciptaan lapangan kerja lokal Kabupaten Bekasi.
Upaya tersebut menurutnya harus dilakukan secara berkelanjutan dengan terus berkolaborasi dengan pihak swasta dan menciptakan lapangan kerja di sektor perdagangan, UMKM, dan industri kecil.
Dani menjelaskan, berdasarkan data tahun 2022, ada sekitar 1,7 juta lebih kesempatan kerja yang ada di Kabupaten Bekasi. Tetapi dari kesempatan kerja yang berada di sektor swasta khususnya industri manufaktur hanya sekitar 5 sampai 6 ratus ribu kesempatan kerja.
“Dan lapangan kerja barunya tahun lalu, hanya sekitar 50 ribu, karena tidak mungkin setiap tahun yang 5 ratus ribu itu diganti. Jadi hanya ganti yang pensiun atau perusahaan baru, sedangkan tahun ini baru mencapai 13 ribu,” ungkap Dani dalam keterangannya, Jumat (22/9/2023).
Meski merupakan industri terbesar se-Asia Tenggara, namun jika diteliti peluang kerja di sektor industri manufaktur sangat kecil untuk penyerapan tenaga kerja.
Untuk itu, upaya yang harus dilakukan menurutnya adalah penyebaran tenaga kerja lokal ke sektor lain, seperti pertanian, perdagangan, UMKM dan industri kecil. Sektor tersebut diyakini menyerap tenaga kerja lebih efektif dalam menyelesaikan kemiskinan.
Menurutnya, Pemkab Bekasi sudah menjalankan upaya ini dengan penciptaan sekitar 6000 UMKM baru. Sementara untuk pelaku UMKM tercatat hingga 37 ribu pelaku.
“Yang angkanya dulu hanya 10.277 UMKM, sekarang jadi 16.189 UMKM. Untuk pelakunya yang dulu hanya 20 ribu sekarang sampai 37 ribu pelaku UMKM,” ungkapnya.
Faktor lain yang disampaikan kepada ASN ditiap perangkat daerah dalam penciptaan lapangan kerja sektor UMKM ini, harus juga disampaikan kepada masyarakat atau para pencari kerja agar diberikan pemahaman mengenai terbukanya lapangan kerja di sektor UMKM.
Karena saat ini, kebanyakan masyarakat cenderung berminat pada lapangan kerja di sektor industri manufaktur yang justru setiap tahunnya semakin kecil kesempatan kerjanya. (*)


You may like

Terancam Hukuman Berat, Ayah di Karawang Tega Setubuhi Anak Kandung di Bawah Ancaman

SUKSES KAWAL KUNKER PRESIDEN PRABOWO DI KM 57, KAPOLRES KARAWANG APRESIASI SINERGITAS TNI-POLRI

Tetap Solid Selama 31 Tahun, Blunt_id Kenalkan Single “Manusia Spek Bidadari”

Unsika perkuat sarana dan prasarana sebagai fasilitas pendukung kegiatan Tridharma perguruan tinggi dengan membangun gedung Dome di kampus 2

HUT ke-51, Pupuk Kujang Gelar Wayang Golek 3 Dalang Asli Cikampek

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Karawang Edukasi Siswa SD Lewat ‘Edu Trip’ di LASKAR Farm
Pos-pos Terbaru
- Terancam Hukuman Berat, Ayah di Karawang Tega Setubuhi Anak Kandung di Bawah Ancaman
- SUKSES KAWAL KUNKER PRESIDEN PRABOWO DI KM 57, KAPOLRES KARAWANG APRESIASI SINERGITAS TNI-POLRI
- Tetap Solid Selama 31 Tahun, Blunt_id Kenalkan Single “Manusia Spek Bidadari”
- Unsika perkuat sarana dan prasarana sebagai fasilitas pendukung kegiatan Tridharma perguruan tinggi dengan membangun gedung Dome di kampus 2
- HUT ke-51, Pupuk Kujang Gelar Wayang Golek 3 Dalang Asli Cikampek






