Regional
Pemkab Bekasi Akan Perbaiki Ratusan Rumah Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan segera memperbaiki ratusan rumah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini.
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, pemerintah daerah akan mengalokasikan perbaikan rumah rusak akibat bencana dengan menggunakan anggaran khusus berdasarkan pengajuan pihak kecamatan.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan pemerintah daerah mengalokasikan pembiayaan perbaikan rumah rusak akibat bencana dengan menggunakan anggaran khusus berdasarkan pengajuan pihak kecamatan.
“Kami menunggu usulan camat, tentu berangkat dari RT dan RW, lurah atau kepala desa yang mengajukan rehabilitasi. Nanti kami masukkan dalam anggaran BTT (Biaya Tak Terduga) jalur bansos yang tidak direncanakan,” katanya dilansir Antara, Kamis (9/3/2023).
Ia mengatakan perbaikan rumah bakal diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan, mulai dari ringan, sedang dan berat. Nantinya bantuan diberikan dalam bentuk keuangan maupun material.
“Nantinya bantuan perbaikan menggunakan anggaran yang di-refocusing karena kalau dari APBD murni sudah digunakan untuk operasional tanggap darurat. Namun kami pastikan perbaikan rumah ini akan dilakukan tahun ini, dan memang harus tahun ini karena kebutuhannya mendesak,” ucap dia.
Kabupaten Bekasi dilanda sejumlah bencana dalam beberapa pekan terakhir. Banjir mendominasi bencana dengan menggenangi hampir seluruh kecamatan. Tidak hanya itu, bencana puting beliung merusak ratusan rumah di Kecamatan Tambun Selatan.
Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, sebanyak 463 rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi. Ratusan rumah ini akan diperbaiki menggunakan anggaran darurat.
Camat Tambun Selatan Junaefi mengatakan pihaknya telah melaporkan jumlah rumah rusak kepada pemerintah daerah. Rumah rusak ini diakibatkan puting beliung yang melanda tiga desa.
“Laporan sudah kami sampaikan, terutama untuk rumah warga yang rusak berat. Bahkan ada satu rumah ambruk karena puting beliung. Sudah kami laporkan, semoga bisa segera diperbaiki,” katanya.
Junaefi mengatakan musibah puting beliung merusak sedikitnya 340 rumah di tiga desa yakni Sumberjaya, Mangunjaya, dan Tridayasakti. Beruntung mayoritas rumah terdampak itu hanya mengalami kerusakan ringan sehingga sudah diperbaiki secara swadaya.
“Yang rumah rusak ringan sudah diperbaiki karena kami mendapatkan banyak bantuan,” katanya.
Menurut dia, rumah rusak dengan kategori berat menimpa setidaknya tujuh rumah.
“Tinggal rumah rusak berat yang belum diperbaiki. Pemilik rumah juga masih mengungsi di rumah kerabat mereka,” kata dia.
Diketahui, lebih dari dua pekan Kabupaten Bekasi dilanda banjir. Bahkan, banjir pernah mencapai lebih dari 100 titik di hampir 20 kecamatan. Sedikitnya 60.000 warga terdampak terpaksa mengungsi lantaran genangan air terus meninggi. (*)
Sumber: Antara

You may like

Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga

District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga







