Regional
Pemerintah Bangun Gudang Lumbung Pangan di Karawang
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah pusat membangun gudang lumbung pangan berkapasitas 1.000 ton gabah di tujuh kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Lumbung pangan tersebut diberikan langsung ke gabungan kelompok tani (gapoktan) dari dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat.
“Anggaran pembangunan gudang lumbung pangan itu bersumber dari DAK (dana alokasi khusus) sebesar Rp 7 miliar,” kata Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Yayat Rohayati di Karawang, Jabar, Jumat (16/12/2022).
Ia menyampaikan, penerima bantuan pembangunan gudang Lumbung pangan tersebut diberikan langsung kepada tujuh gabungan kelompok tani (gapoktan) dari dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat.
Untuk tujuh gapoktan tersebut berasal dari Kecamatan Kutawaluya, Rawamerta, Majalaya, Telagasari, Lemahabang, Tempuran, dan Kecamatan Cilamaya Wetan.
Masing-masing gapoktan di tujuh kecamatan itu mendapat anggaran Rp1 miliar untuk pembangunan gudang lumbung pangan, dilengkapi dengan bangunan untuk penyimpanan mesin penggiling padi dan mesin pengering padi, gudang, dan lantai jemur.
“Proses pembangunan gudang lumbung pangan masyarakat itu sudah dimulai sejak tahun 2021, dilakukan secara swakelola, dan baru diresmikan pada Kamis (15/12/2022),” katanya.
Sebelumnya, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, meresmikan gudang lumbung pangan masyarakat di Kecamatan Kutawaluya, Kamis (15/12/2022).
Cellica menyampaikan Pemkab Karawang telah menggulirkan hibah senilai Rp 700 juta untuk tujuh gapoktan yang ada di tujuh kecamatan yang menerima bantuan pembangunan gudang lumbung pangan.
Masing-masing gapoktan itu mendapatkan hibah Rp 100 juta yang secara khusus digunakan untuk penyerapan atau pembelian gabah petani, sebagai stok di gudang lumbung pangannya masing-masing.
“Dengan bantuan Rp100 juta, maka mereka bisa membeli gabah sekitar 20 ton,” katanya.
Cellica menyebutkan, sebanyak 20 ton gabah itu bisa menjadi modal gapoktan. Di dalam lumbung itu, pihak pemerintah membantu juga pengering untuk gabah.
Ia menyampaikan lumbung pangan masyarakat berkapasitas sekitar 100 ton gabah tersebut dikelola langsung oleh gapoktan.
Menurut Cellica, gudang lumbung pangan itu idealnya ada di setiap kecamatan, guna menjamin stok dan harga stabil.
Gudang ini juga berfungsi guna menyimpan gabah saat musim hujan dan menjualnya ketika musim kering tiba. (*)

You may like

Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa

Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan

Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril

Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
Pos-pos Terbaru
- Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa
- Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan
- Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril
- Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa
- Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota Yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit






