Connect with us

Nasional

Pemerintah Akan Bangun Kembali Ribuan Rumah Korban Gempa Cianjur

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membangun kembali rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat imbas gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya hanya akan menangani rumah-rumah dan sarana fasilitas umum yang mengalami kerusakan berat akibat bencana gempa bumi.

“Yang rusak berat, yang runtuh, yang harus direlokasi itu harus dibangun baru dengan standar tahan gempa dari PUPR, itu perintah Presiden,” jelas Basuki, Rabu (23/11/2022).

Sementara untuk rumah yang masuk dalam kriteria rusak ringan dan rusak sedang akan diberi dana perbaikan hingga Rp 50 juta yang merupakan stimulan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Jadi itu SOP-nya gitu, kalau dia cuma retak-retak, bisa diperbaiki sendiri, diberikan stimulan yang tugasnya BNPB,” tambah Basuki.

Basuki mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi rumah-rumah yang terdampak sesuai dengan kerusakan yang dialami.

Berdasarkan data sementara, jumlah rumah yang terdampak gempa bumi di Cianjur berjumlah 2.272 unit. Pihaknya tengah memilah jumlah tersebut untuk nantinya ditindaklanjuti Kementerian PUPR.

Selain rumah, lanjut Basuki, gedung perkantoran, masjid, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan berat akan menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR untuk dibangun kembali.

Saat ini, Kementerian PUPR tengah menunggu langkah Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyiapkan lahan pembangunan rumah korban gempa Cianjur.

“Tergantung Pemda karena Pemda harus siapkan tanahnya, nanti kita land clearing dan kita bangun,” tutup Basuki. (*)