Connect with us

Ragam

Optimisme Kebangkitan Desa Tanjung

Diposting

pada

KARAWANG – Desa Tanjung, Kecamatan Banyusari pada tahun 2010-an, tercatat sebagai Desa rawan pangan menurut Dinas Pangan Kabupaten Karawang.

Hal itu didasari dari rendahnya tingkat pendidikan, pendapatan masyarakat yang rata-rata masih dibawah kesehatan dan sarana kesehatan tertinggal dari desa lain seperti masih banyak terdapat WC di atas irigasi, insfrastruktur jalan yang rusak parah, mata pencaharian masyarakat kebanyakan menjadi buruh tani, bangunan sekolah dan keagamaan kondisinya rusak parah serta belum adanya sekolah PAUD.

Berawal dari mimpi untuk merubah kondisi status rawan pangan di Desa Tanjung menjadi Desa yang mandiri pangan.

Adalah Jubaedah (43) atau sapaan akrabnya Ema Edah dengan tekad kuat untuk bangkit meminta bimbingan dari Dinas pangan hingga pada tahun 2017 terbentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenanga sekaligus menjadi binaan Pertamina Gas di Desa Tanjung, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Wanita yang keseharianya berjualan jamu keliling tersebut secara perlahan mulai menjadi motor penggerak roda perekonomian di wilayah tersebut untuk menuju menjadi lebih baik.

Berbagai konsep dikeluarkan untuk bisa membuat Desa Tanjung terlepas statusnya sebagai Desa Rawan Pangan.

Pertamina Gas dengan program CSR nya mulai memfasilitasi dengan memberikan pelatihan pelatihan kewirausahaan kepada KWT Kenanga dengan didampingi PPL dari Dinas pangan Kabupaten Karawang.

“Ini menjadi langkah awal kami untuk bangkit dan bisa menjadi Desa Mandiri Pangan,” Kata Ema Edah saat ditemui dilokasi, Kamis (14/10/2021).

Pelatihan demi pelatihan dilaluinya tanpa mengenal lelah, berbagai kendala juga kerap dijumpainya, namun hal tersebut tidak menjadi soal, tekad kuat Ema Edah dan anggota KWT Kenanga menjadi modal kuat untuk merubah roda kehidupan agar bisa menjadi lebih baik kedepannya.

“Prinsip ema yaitu bekerja besama-sama, menghasilkan uang bersama-sama dan dapat meningkatkan taraf hidup bersama-sama. Karena dengan kebersamaan yang berat akan menjadi ringan, yang susah akan menjadi mudah dan dengan kebersamaan tidak ada jalan buntu,” tegasnya.

Perjuangan KWT Kenangan tidak sia sia, dengan bantuan CSR dari Pertamina Gas dan bimbingan dari PPL Dinas Pangan, pada tahun 2020, Desa Tanjung yang dulu berstatus Desa rawan pangan kini berubah menjadi Desa mandiri pangan dengan omset UMKM nya mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Salah satu produk yang menjadi unggulan KWT Kenanga diantaranya kerupuk kencur, minuman jamu dan jamu serbuk. Bersama 13 anggotanya, Ema Edah yang juga selaku Ketua KWT Kenanga kini mulai memetik hasil dari kerja kerasnya.

“Peran KWT Kenanga yang dirasakan langsung oleh anggota dan masyarakat sekitar adalah dapat membantu memberikan pekerjaan kepada anggota masyarakat yang sudah tidak dapat bekerja di tempat lain,” terangnya.

Dari lubuk hati yang paling dalam, Ema Edah mempunyai sebuah harapan dan cita cita mulia yaitu agar KWT Kenanga bisa terus berkembang dan bisa membantu masyarakat khususnya Desa Tanjung untuk maju.

” Meskipun kondisi sekarang sudah ada UMKM tetapi ema tetap pegang teguh tujuan KWT dan amanat dari Pa Kadar (waktu itu kadis pangan). Bahwa KWT kenanga sebagai ciri khasnya yaitu mengembangkan produk jamu tradisional. Dulu pa Kadar merencanakan sekitar KWT dengan sebutan “kampung jamu”,” kenangnya.

Selaian mengembangkan sektor UMKM di wilayahnya, Ema Edah juga tidak lupa turut mengembangkan dunia pendidikan, dengan mendirikan sekolah PAUD Anugerah yang bersiri sejak tahin 2016.

“Hingga saat ini minat belajar anak usia dini di Desa Tanjung mulai ada peningkatan, dari awal berdiri di tahun 2016 terdapat 16 siswa dan sekarang sudah mencapai 40 siswa dan semua ibu gratiskan dari biaya pendaftaran, seragam dan bulanan,” pungkasnya. (adv)

Video:

Advertisement
1 komentar

1 komentar

  1. После. Глава 3

    31 Oktober 2021 at 15:39

    Фильм очень понравился После. Глава 3 что посмотреть:
    лучшие фильмы 2021 года.

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement