Connect with us

Regional

Nilai Investasi di Karawang Masuk 5 Besar Nasional

Published

on

KARAWANG – Pemkab Karawang mendapat penghargaan dari Menteri Investasi melalui Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.

Sesuai dengan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Karawang berhasil masuk lima besar nasional sebagai daerah dengan capaian investasi tinggi sebesar Rp 26,63 triliun atau terealisasi sebesar 111,75 pada tahun 2021.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengaku bangga dengan torehan pernghargaan tersebut. Capaian ini, menuturnya, juga berkat adanya support dari pemerintah pusat melalui beragam proyek strategis nasional.

“Alhamdulillah, Kabupaten Karawang kini semakin maju dan berdaya saing,” ujar Cellica dalam keterangannya, Jumat (18/2/2022).

Capaian investasi yang cukup tinggi itu dibarengi dengan serapan tenaga kerja yang mencapai 10.839 pekerja.

Dari serapan 10.839 pekerja itu, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) menyerap 7.158 tenaga kerja dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 3.300 tenaga kerja. Bupati menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mendukung Karawang melalui beragam proyek strategis nasional. Sehingga, Karawang kini semakin maju dan berdaya saing.

Kepada para investor, Cellica juga memberi apresiasi atas kepercayaannya yang telah bersedia menginvestasikan modalnya di Karawang dalam mengembangkan usahanya.

Cellica menjelaskan, sejak lima tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyediakan fasilitas kemudahan bagi investor melalui sistem OSS.

“Sejak 5 tahun yang lalu Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyediakan fasilitas kemudahan bagi investor melalui sistem OSS,” kata Cellica.

Cellica mengatakan, melalui sistem secara online ini, investor dapat terlayani dengan mudah, cepat dan tepat. Layanan investasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang untuk turut memajukan perekonomian Nasional.

Dia juga menyampaikan kalau pemerintah pusat pada tahun 2022 menargetkan investasi sebesar Rp 1.200 triliun.

“Tahun ini, pemerintah pusat menargetkan nilai investasi sebesar Rp 1.200 triliun. Tentunya, kami dari Pemerintah Kabupaten Karawang akan mendukung penuh untuk merealisasikan target tersebut,” kata dia.

Diketahui, nilai investasi sebesar Rp 1.200 triliun itu sebagai prasyarat untuk pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai lebih dari 5 persen setelah pandemi.

Sedangkan investasi yang didorong kedepannya adalah investasi yang berorientasi pada transformasi ekonomi, hilirisasi dan menciptakan nilai tambah. Jadi tak lagi mengekspor barang-barang mentah. (*)