Nasional
Mendikbudristek Prioritaskan Belajar-Mengajar di Cianjur Tetap Berlangsung
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Anwar mengatakan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar proses pembelajaran dapat tetap berlangsung setelah terjadinya gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pemberian berbagai bentuk bantuan untuk warga pendidikan yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur.
“Pertama (upaya prioritas) adalah agar proses pendidikan bisa berlanjut. Makanya kita menyiapkan berbagai macam tenda kelas, alat-alat tanggap darurat, tenda, buku, alat tulis, 200 meja lipat dan lain-lain agar proses pendidikan masih bisa berlanjut,” kata Nadiem dikutip Antara, Rabu (23/11/2022).
Nadiem mengatakan pihaknya juga akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk memastikan hal-hal apa saja yang dibutuhkan lagi bagi warga pendidikan di Cianjur.
Menurut Nadiem, sebagian sekolah di Cianjur telah memutuskan untuk berpindah dengan metode pembelajaran daring.
Namun bagi sekolah yang tidak bisa beralih daring atau tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai, Nadiem mengatakan pihaknya telah menyediakan sarana sementara.
Dia juga mengatakan pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendikbudristek, memberikan fleksibilitas bagi masing-masing sekolah terdampak untuk bisa menentukan apakah akan meneruskan metode pembelajaran daring.
Selain itu, prioritas lain yang dilakukan pihak kementerian yaitu memastikan dan membantu pemulihan infrastruktur sekolah terdampak.
“Baik kita langsung bekerja sama dengan kementerian terkait yaitu PUPR untuk segera melakukan pembangunan kembali ruang-ruang kelas dan dinding-dinding yang rusak,” kata Nadiem.
Di samping itu, imbuh Nadiem, tentunya Kemendikbudristek juga harus memastikan kondisi keamanan terlebih dahulu sebelum anak-anak kembali kepada lokasi-lokasi sekolah.
“Jadi itu pun kami akan berkoordinasi dengan Pemda maupun juga PUPR untuk memastikan itu,” ujarnya.
Nadiem mengatakan saat ini pihaknya bersama Pemda setempat juga masih menginvestigasi, mendata, maupun memetakan jumlah korban warga pendidikan di Cianjur.
“Karena sampai hari ini pun masih ketemu berbagai macam korban yang tadinya belum ditemukan, belum dieksvakasi. Jadi kami sedang memetakan itu,” kata dia. (*)
Sumber: Antara

You may like

Tak Berkutik Saat Digerebek, Mahasiswa Pelaku Curanmor Diamankan Bersama Barang Bukti di Kamar Kos

Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51

Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif

Ops Jaran Lodaya Tekan Kejahatan Jalanan, Polres Karawang Bekuk Pelaku Curanmor Asal Lampung

FH UNSIKA Raih Akreditasi Unggul dan Pengakuan Internasional ACQUIN
Pos-pos Terbaru
- BREAKING NEWS: Wakil Bupati PALI dan Kepala Dinas PU Diamankan Kejati Sumsel Terkait Dugaan Suap Proyek
- Tak Berkutik Saat Digerebek, Mahasiswa Pelaku Curanmor Diamankan Bersama Barang Bukti di Kamar Kos
- Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51
- Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif







