Nasional
Menag Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Kloter Pertama di Bandara Soetta
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01) di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/5/2023).
Keberangkatan 393 calon haji ini juga dilepas oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Faisal Abdullah Al Amudi.
“Saya berharap seluruh jamaah haji Indonesia dapat menunaikan ibadah haji dengan baik, mendapat kemudahan dan kelancaran, serta kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujarnya.
Ia mengatakan jamaah tahun ini merupakan orang-orang yang terpilih berangkat ke Baitullah, menunaikan Rukun Islam kelima, yaitu beribadah haji.
Yaqut menuturkan ibadah haji memerlukan fisik yang prima. Karenanya, jemaah haji harus selalu memperhatikan aspek kesehatan selama di perjalanan saat di Arab Saudi hingga nantinya kembali lagi ke Tanah Air.
“Jangan terlalu memaksakan diri dalam beraktivitas, termasuk beribadah sunah, terlebih bila merasa kesehatannya tidak memadai,” kata dia.
Yaqut menambahkan kondisi di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia, di mana cuacanya jauh lebih panas, sehingga seluruh jemaah harus dapat menyesuaikan diri. Menurut Yaqut, pemerintah telah menyiapkan para petugas untuk memberikan layanan kesehatan bagi jamaah.
“Jangan sungkan untuk bertanya atau berkonsultasi jika ada keluhan terkait kesehatan. Telah disiapkan juga para petugas yang akan memberikan pelayanan, pelindungan, dan pembinaan kepada jamaah,” jelasnya.
Menag Yaqut berharap, jamaah dapat manfaatkan kesempatan beribadah haji ini dengan baik, sesuai kondisi fisik. Jika ada kesulitan dalam beribadah, mereka dapat mengonsultasikan kepada para petugas pembimbing ibadah.
Yaqut menjelaskan pada tahun ini jamaah haji lanjut usia (lansia) jumlahnya lebih banyak dari sebelumnya. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh jamaah, termasuk para lansia.
“Saya minta para petugas lebih ramah dan peduli kepada jamaah lansia. Seluruh jamaah haji juga diajak untuk bersama memberikan kepedulian kepada para lansia yang ada dalam rombongannya,” tuturnya.
Yaqut juga mengimbau jamaah haji untuk menghindari membawa barang bawaan yang tidak ada kaitannya dan tidak mendukung mereka dalam beribadah.
Selain itu, lanjutnya, jamaah haji diminta membawa segala bentuk jimat, lantaran hal itu bisa terkena pasal syirik di Arab Saudi dan dikenakan hukuman berat.
“Saya berharap jamaah dapat bijak menggunakan sosial media selama di Arab Saudi. Jangan sembarangan membuat konten negatif saat berada di Haramain lalu diunggah di media sosial. Jadi sekali lagi saya pesan, fokus beribadah saja,” pesannya kepada jemaah haji di dalam pesawat.
Selain itu, Yaqut pun meninjau fast track yang berada di ruang tunggu keberangkatan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.
Dirinya berharap pada tahun depan, tidak hanya di Bandara Soekarno-Hatta yang memiliki ruang fast track melainkan di bandara lainnya.
“Tahun depan kita usahakan fast track tidak hanya di sini (Bandara Soekarno-Hatta) melainkan di beberapa tempat, terutama di provinsi yang jemaahnya banyak,” katanya. (*)

You may like

Lima Orang Jamaah Haji Asal Garut Wafat di Tanah Suci

Kemenag Pastikan Video Viral Jenazah Jamaah Tergeletak di Jalanan Bukan Dari Indonesia

Tak Kantongi Visa Haji Resmi, 24 WNI Diamankan Polisi Arab Saudi

Kemenhub Pastikan Angkutan Haji di Bandara Kertajati Jabar Aman dan Lancar

Menag Lepas Keberangkatan Perdana 2.081 Jamaah Calon Haji di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Kemenag Karawang Umumkan Ada Perubahan Jadwal Untuk Jam Keberangkatan Calon Jemaah Haji Asal Karawang
Pos-pos Terbaru
- Peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah, Pemkab Karawang Bakal Santuni 1.000 Anak Yatim
- Tak Cukup Perbaikan Teknis, Komnas PA Jabar Desak Investigasi Dugaan Pengubahan Password SPMB
- Polres Karawang Kawal Demo Mahasiswa di Interchange Karawang Barat, Berjalan Aman Kondusif
- Dukung Kampus Sehat, FIKES UNSIKA Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Pegawai
- Jabar Miliki 2.350 PKBM, Solusi Nyata Dongkrak IPM dan Atasi Putus Sekolah







