Connect with us

Regional

“Meledak”! Ribuan Massa Tumpah Ruah di Depan Rumdin Wali Kota Saksikan Final Ramadhan Run 2026

Published

on


PALEMBANG – Kawasan Jalan Tasik, tepatnya di depan Rumah Dinas Wali Kota Palembang, mendadak “pecah” dan tumpah ruah oleh lautan manusia pada Sabtu malam (14/3/2026). Ribuan warga dari berbagai penjuru kota memadati lokasi untuk menyaksikan langsung keseruan Malam Final Ramadhan Run 50 Meter Piala Wali Kota Palembang.

​Acara yang dimulai selepas salat Tarawih ini menjadi magnet luar biasa. Mulai dari anak-anak, orang tua, hingga kawula muda tampak antusias memberikan dukungan gemuruh bagi para pelari tercepat yang beradu sprint di atas lintasan aspal.

​Apresiasi Wali Kota, Energi Positif di Bulan Suci

​Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, yang hadir perlombaan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Menurutnya, acara ini adalah jawaban atas kerinduan warga akan kegiatan yang bermanfaat dan menghibur di bulan Ramadan.

​Ketua KORMI Kota Palembang, Zulfikar Muharrami, yang mendampingi mewakili kata sambutan Wali Kota, menegaskan pentingnya acara ini.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat Palembang sangat haus akan kegiatan positif. Ramadhan Run bukan sekadar ajang adu kecepatan, tetapi momentum kita mempererat silaturahmi dengan cara yang sehat dan gembira di bulan suci,” ujar Zulfikar Muharrami.

​Hasil Seleksi Ketat 14 Polsek

​Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Palembang, Zulfikar Muharrami, menjelaskan bahwa para finalis yang bertanding malam ini merupakan hasil penyaringan sekala ketat. Peserta dijaring melalui perwakilan di 14 Polsek di wilayah hukum Polrestabes Palembang.

​”Masing-masing Polsek menjaring peserta terbaik dari masyarakat umum maupun komunitas lari. Total ada sekitar 32 peserta yang berhasil menembus babak final malam ini untuk memperebutkan gelar juara,” jelas Zulfikar di sela-sela acara.

​Sinergi Lintas Sektor, Rangkul Pemuda, Lawan Balap Liar

Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi kuat antara Pemerintah Kota Palembang, Polrestabes Palembang, KORMI, serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

​Zulfikar Muharrami, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Palembang, menegaskan bahwa sinergi ini bertujuan memberikan wadah bagi pemuda agar terhindar dari kegiatan negatif di jalanan, terutama selama bulan puasa.

​”Kita ingin mengajak masyarakat tetap aktif dan bugar saat berpuasa. Ramadan menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mencegah kegiatan negatif seperti balapan liar. Kita ubah track liar menjadi lintasan prestasi,” pungkasnya.

​Unik, Paduan Olahraga dan Tradisi ‘Gandik’
​Ada pemandangan unik di lintasan. Berbeda dengan lari pada umumnya, setiap peserta lari dibekali dan diwajibkan mengenakan Gandik, ikat kepala tradisional Palembang berbahan kain beludru. Hiasan kening yang biasanya identik dengan pakaian adat pernikahan ini menjadikan ajang run ini sebagai perpaduan unik antara olahraga modern dan upaya pelestarian budaya lokal.

Suasana semakin hangat dan ‘pecah’ saat Wali Kota Ratu Dewa berbaur dengan masyarakat. Kehadiran orag nomor satu di Palembang ini didampingi unsur Forkopimda, di antaranya, ​Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan (Kapolrestabes Palembang)
​AKBP Aditya Kurniawan (Wakapolrestabes Palembang), Adrianus Amri (Plt Kadispora Kota Palembang)

​Roni (28), warga asal Kertapati, mengaku sangat terhibur dengan konsep acara ini. “Seru sekali! Daripada anak muda nongkrong tidak jelas atau balap liar yang berbahaya, lebih baik disalurkan di sini. Resmin, aman, dan ramai. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” harapnya.

​Hingga berita ini diturunkan, sorak-sorai penonton masih menggema di sepanjang sisi lintasan Jalan Tasik, mengukuhkan Ramadhan Run sebagai salah satu agenda olahraga-hiburan paling ikonik di ‘Kota Pempek’ saat bulan suci. (Syaiful Jabrig)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement