Connect with us

Regional

Mampu Buat Website Judi yang Berafiliasi Dengan Togel di Sydney, Taiwan dan Hongkong, OS Mengaku Belajar Otodidak

Published

on

KARAWANG – Polres Karawang mengamankan satu Bandar judi online yang dikendalikan secara mandiri dengan akun ‘Togel Mandiri’.

Pelaku berinisial OS (38) warga Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku belajar membuat situs judi Togel Mandiri secara otodidak.

Pria lulusan SMA tersebut belajar dari internet hingga bisa mengkaitkan link situs dengan situs judi dari berbagai negara.

Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan Pelaku belajar secara otodidak dan kendalikan seorang diri. Website itu terafiliasi untuk togel di Sydney, Taiwan, dan Hongkong.

“Untuk kebanyakan pemainnya adalah petani di Desa Karangsinom. Sampai saat ini tercatat ada 1.825 pemain yang setiap hari menyetorkan uang Rp 5.000 hingga Rp 7.000 kepada OS,” kata Wirdhanto di Mapolres Karawang, Jumat (4/8/2023).

Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut apakah OS memiliki keterkaitan dengan pihak lain.

Wirdhanto menyayangkan warga Karangsinom yang menjadi pejudi togel milik OS. Apalagi kebanyakan dari mereka petani. Ia menyebut warga tertarik karena dirayu sejumlah keuntungan di awal yang kemudian menyebar dari mulut ke mulut. Kepala Desa Karangsinom, kata Wirdhanto, sudah menegur warga.

“Kepala desa menyampaikan untuk supaya tidak mengikuti praktek ini. Namun demikian karena masyarakat sepertinya sudah ada yang menjadikan judi ini sebagai kesenangan, ini yang menjadi permasalahan,” katanya.

Wirdhanto pun berharap masyarakat melapor jika mendapati ada praktek judi online di wilayah Kabupaten Karawang. Pihaknya akan menindaklanjuti dengan penegakan hukum.

Kepala Desa Karangsinom Nano Karno mengakui beberapa kali menegur warga agat tak berjudi togel online. Hanya saja warga tidak mengindahkannya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres Karawang dan jajaran yang telah melakukan penangkapan dan ditindaklanjuti. Yang beliau katakan, memang saya selalu bersosialisasi jangan sampai main judi. Tapi ya namanya masyarakat, apalagi dilakukan sembunyi – sembunyi,” ujar Nano. (red)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement