Regional
LSPP Tuntut Pejabat Bupati Fokus Tuntaskan Agenda Pembangunan: Butuh Data Presisi Agar Pembangunan Tidak Salah Arah
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PURWAKARTA – Founder Lembaga Studi Pembangunan Purwakarta (LSPP), Widdy Apriandi meminta Pejabat Bupati Purwakarta Benni Irwan untuk fokus pada agenda pembangunan.
Pasalnya, jangka waktu kewenangannya sebagai Bupati hanya satu tahun dan masih banyak hal terkait pembangunan Purwakarta yang belum selesai.
“Masa jabatan pejabat Bupati tidak lama sedangkan agenda dan target pembangunan sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masih meninggalkan banyak PR (pekerjaan rumah : Red). Bupati perlu fokus dan kerja keras untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai,” kata Widdy Apriandi, Selasa (17/10/2023)
Ia melanjutkan, terlepas dari segala persoalan yang dihadapi pejabat Bupati Purwakarta saat ini jangan sampai mengganggu kinerja sekaligus tanggungjawab terhadap hajat rakyat banyak.
“Pejabat bupati perlu dukungan banyak pihak agar bisa menuntaskan agenda pembangunan sesuai dengan RPJMD. Saya kira ini-lah hal yang paling mendasar dan perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.
Purwakarta Butuh Data Presisi
Menurutnya, Kabupaten Purwakarta membutuhkan data presisi sebagai dasar pembangunan yang efektif dan efisien. Ia menegaskan, seringkali pembangunan menjadi salah arah (misleading) atau gagal sama sekali karena faktor data yang tidak memadai.
“Dan yang paling utama, data presisi itu bukan dihasilkan dari pihak eksternal, tetapi dibangun dari warga Purwakarta sendiri dari unit yang paling dekat, yaitu Rukun Warga (RW) atau dusun. Ketika data dasarnya sudah presisi, maka perencanaan pembangunan pun akan presisi. Lalu, pada akhirnya, eksekusi pembangunan pun akan lebih efektif dan efisien,” katanya.
Metodologi Data Presisi, sambung dia, telah ditemukan oleh Dr Sofyan Sjaf, peneliti dari IPB University. Bahkan, sudah diterapkan di banyak daerah di Indonesia dan terbukti membantu ketepatan arah perencanaan sekaligus aksi pembangunan.
“Langkah strategis ini sangat bisa diterapkan di Purwakarta. Tinggal dibangun kerjasama antara Pemkab Purwakarta dengan Tim peneliti data presisi IPB University. Masalahnya tinggal fokus dan komitmen serius Bupati Purwakarta untuk menuntaskan agenda pembangunan di sisa masa jabatannya,” begitu ungkapnya. (Taufik Ilyas)

You may like

Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN

Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan

Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas

12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang

Usung Tagline MOTEKAR, Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Padukan Sektor Sosial, Budaya, Agama, Olahraga, Ekonomi dan Pesta Rakyat

Polemik Minyak Mentah Pesisir Karawang, Komisi III DPRD Bentuk Tim Investigasi Independen
Pos-pos Terbaru
- Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN
- Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan
- Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas
- 12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang
- Usung Tagline MOTEKAR, Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Padukan Sektor Sosial, Budaya, Agama, Olahraga, Ekonomi dan Pesta Rakyat







