Connect with us

Regional

LSPP Tuntut Pejabat Bupati Fokus Tuntaskan Agenda Pembangunan: Butuh Data Presisi Agar Pembangunan Tidak Salah Arah

Published

on

PURWAKARTA – Founder Lembaga Studi Pembangunan Purwakarta (LSPP), Widdy Apriandi meminta Pejabat Bupati Purwakarta Benni Irwan untuk fokus pada agenda pembangunan.

Pasalnya, jangka waktu kewenangannya sebagai Bupati hanya satu tahun dan masih banyak hal terkait pembangunan Purwakarta yang belum selesai.

“Masa jabatan pejabat Bupati tidak lama sedangkan agenda dan target pembangunan sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masih meninggalkan banyak PR (pekerjaan rumah : Red). Bupati perlu fokus dan kerja keras untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai,” kata Widdy Apriandi, Selasa (17/10/2023)

Ia melanjutkan, terlepas dari segala persoalan yang dihadapi pejabat Bupati Purwakarta saat ini jangan sampai mengganggu kinerja sekaligus tanggungjawab terhadap hajat rakyat banyak.

“Pejabat bupati perlu dukungan banyak pihak agar bisa menuntaskan agenda pembangunan sesuai dengan RPJMD. Saya kira ini-lah hal yang paling mendasar dan perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.

Purwakarta Butuh Data Presisi

Menurutnya, Kabupaten Purwakarta membutuhkan data presisi sebagai dasar pembangunan yang efektif dan efisien. Ia menegaskan, seringkali pembangunan menjadi salah arah (misleading) atau gagal sama sekali karena faktor data yang tidak memadai.

“Dan yang paling utama, data presisi itu bukan dihasilkan dari pihak eksternal, tetapi dibangun dari warga Purwakarta sendiri dari unit yang paling dekat, yaitu Rukun Warga (RW) atau dusun. Ketika data dasarnya sudah presisi, maka perencanaan pembangunan pun akan presisi. Lalu, pada akhirnya, eksekusi pembangunan pun akan lebih efektif dan efisien,” katanya.

Metodologi Data Presisi, sambung dia, telah ditemukan oleh Dr Sofyan Sjaf, peneliti dari IPB University. Bahkan, sudah diterapkan di banyak daerah di Indonesia dan terbukti membantu ketepatan arah perencanaan sekaligus aksi pembangunan.

“Langkah strategis ini sangat bisa diterapkan di Purwakarta. Tinggal dibangun kerjasama antara Pemkab Purwakarta dengan Tim peneliti data presisi IPB University. Masalahnya tinggal fokus dan komitmen serius Bupati Purwakarta untuk menuntaskan agenda pembangunan di sisa masa jabatannya,” begitu ungkapnya. (Taufik Ilyas)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement