Regional
Lansia Jadi Prioritas, Pemdes Kalangsurya Karawang Gelar Pengobatan Gratis “Jemput Bola”
Published
18 detik agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
Bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Kalangsari, Pemdes Kalangsurya menggelar bakti sosial pengobatan gratis yang dipusatkan di Aula Desa Kalangsurya selama dua hari.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada warga, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Bidan Desa (Bides) Kalangsurya, Eneng Aswati, menjelaskan bahwa program ini mengusung konsep “jemput bola”. Tujuannya agar warga, terutama yang sudah renta, tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
“Pelaksanaan selama dua hari ini sangat membantu warga yang rumahnya jauh. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan hadir langsung di tengah mereka,” ujar Eneng saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (07/05/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Pelayanan medis dilakukan langsung oleh tenaga profesional, mulai dari bidan hingga dokter senior dari Puskesmas Kalangsari. Selain pengobatan umum, kegiatan ini juga menyediakan pemeriksaan khusus untuk mendeteksi penyakit kusta sejak dini.
Eneng berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini kesehatan. “Harapan kami, warga sadar kesehatan dirinya. Jangan menunggu penyakit parah baru datang berobat ke puskesmas,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Desa Kalangsurya, Lili Suherman, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas Kalangsari ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai alur pelayanan kesehatan yang tepat.
Lili mengimbau warga agar memanfaatkan fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas) sebelum memutuskan untuk langsung ke rumah sakit, guna menghindari kepanikan dan efisiensi penanganan.
“Jangan sampai warga yang tidak paham diagnosa langsung panik. Misalnya, baru sakit kepala sedikit sudah langsung ke rumah sakit. Saya menghimbau, sebelum jauh-jauh ke rumah sakit, lebih baik ke Puskesmas dahulu untuk diperiksa,” pungkas Lili.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna memastikan seluruh lapisan masyarakat Desa Kalangsurya mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau.(Mio)

You may like

Imigrasi Karawang Gelar Seminar CONNECT, Perkuat Kolaborasi Humas Instansi Tingkatkan Literasi

Imigrasi Karawang Tindak Tegas Pelanggar Aturan Keimigrasian, Dua WNA Dideportasi

Kecelakaan Maut di Jalan Syekh Quro Karawang, Pengendara Motor Tanpa Identitas Tewas di Tempat

Lupa Cabut Kunci, Pencuri Motor di Cikampek Tertangkap Basah Saat Dorong Hasil Curi

UNSIKA Perkuat Link and Match, Gandeng 27 Mitra Industri Serap Aspirasi Dunia Kerja

Sapa Realitas Pahit Lewat “Angin & Cinta”, Band NOEND Ajak Pendengar Berdamai dengan Ketidakpastian
Pos-pos Terbaru
- Lansia Jadi Prioritas, Pemdes Kalangsurya Karawang Gelar Pengobatan Gratis “Jemput Bola”
- Rayakan Usia Ke- 56 Tahun, Sharp Indonesia Ajak Masyarakat Berlari untuk Masa Depan Lewat Run for the Future
- Imigrasi Karawang Gelar Seminar CONNECT, Perkuat Kolaborasi Humas Instansi Tingkatkan Literasi
- Imigrasi Karawang Tindak Tegas Pelanggar Aturan Keimigrasian, Dua WNA Dideportasi
- Kecelakaan Maut di Jalan Syekh Quro Karawang, Pengendara Motor Tanpa Identitas Tewas di Tempat







