Regional
Korban Meninggal Tragedi Angkot Sumedang Bertambah Satu Orang
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Korban meninggal dunia peristiwa penodongan seorang perempuan di kawasan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, bertambah satu orang.
Korban meninggal merupakan Lisnawati (25), warga Cirengganis, Desa Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Sumedang.
Korban meninggal dunia pada pukul 17.29 WIB, di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Senin (26/9/22).
“Iya benar ibu Lisna menghembuskan nafas terakhirnya tadi sekitar pukul 17.29 WIB,” terang Humas RSUD Sumedang, Rudianto, Senin (26/9/2022).
Jenazah mendiang telah diantarkan ke rumah duka sekitar pukul 19.00 WIB. “Sudah dibawa ke rumah duka tadi sekitar jam 7.00 malam,” ujarnya.
Sebelumnya, korban lama tidak sadarkan diri sejak peristiwa itu terjadi. Korban dirawat secara intensif di RSUD Sumedang.
“Korban Lisnawati sebelumnya dirawat di ruang ICU dengan dipasangi alat ventilator dan tidak sadarkan diri,” papar Rudi.
Rudi menuturkan, korban meninggal diduga akibat mengalami luka serius di bagian kepala akibat benturan setelah terjatuh dari angkot. Berdasarkan hasil rontgen korban mengalami pendarahan di bagian dalam selaput otak.
“Kalau secara kasat mata, pada korban terdapat benjolan lima centimeter di bagian atas telinga kanan dan luka lecet di bagian lutut kanan,” terangnya.
Sebelumnya, seorang perempuan di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang mengamuk dan mengibas-ngibaskan pisau ke penumpang angkot dengan pisau hingga membuat penumpang panik, Kamis (22/9/2022) pagi.
Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka ringan dan dua orang perempuan mengalami luka berat. Namun nahas, dua orang perempuan yakni, Rika Mulyani (24) dan Lisnawati (25) meninggal dunia di RSUD Sumedang setelah sebelumnya keduanya mendapatkan perawatan intensif
Sementara itu, pihak kepolisian masih menunggu hasil tes kejiwaan perempuan yang menyerang di dalam angkutan kota di Sumedang masih berlangsung. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari

Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik

MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern








marizon ilogert
6 Oktober 2022 at 19:32
I simply could not leave your website before suggesting that I extremely loved the standard information a person provide on your visitors? Is gonna be again steadily to check up on new posts