Connect with us

Regional

Kodim Karawang Bangun Jembatan Perintis Garuda 90 Meter di Jatisari

Published

on


KARAWANG – Kodim 0604/Karawang membangun Jembatan Perintis Garuda di Dusun Krajan III RT 02/05, Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang dengan panjang sekitar 90 meter dengan lebar 1,5 meter. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat dengan menghubungkan wilayah Kalen Etek dan Kalen Temu, sehingga akses mobilitas warga menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman.

Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kebutuhan warga.

Ketua Persit Kodim 0604/Karawang, Dini Nanda, mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.

“Ada harapan yang tak pernah berhenti melangkah, meski jalan yang dilalui tak selalu mudah. Di balik setiap bentangan jembatan ini tersimpan kisah tentang kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian yang lahir dari hati,” ujarnya, Jumat 7 Agustus 2026.

Menurut Dini, kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga.

“TNI Angkatan Darat hadir bukan hanya membangun sebuah penghubung, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kemudahan, dan harapan baru bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih terus hidup. Melalui kerja sama berbagai pihak, pembangunan dapat terlaksana demi kepentingan masyarakat luas.

“Bersama tangan-tangan yang bekerja tanpa lelah, setiap langkah menjadi bukti bahwa gotong royong masih hidup. Bahwa kepedulian selalu menemukan jalannya,” ucapnya.

Dini berharap Jembatan Perintis Garuda dapat menjadi sarana yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta membuka peluang yang lebih besar bagi generasi mendatang.

“Semoga jembatan ini menjadi penghubung bukan hanya antara dua tempat, tetapi juga antara mimpi, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi setiap anak, setiap keluarga, dan setiap generasi. Karena pengabdian yang tulus akan selalu meninggalkan jejak yang tak hanya terlihat, tetapi juga terasa di hati masyarakat,” pungkasnya.(red)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement