Regional
Kisah Siti Aisah, TKW Asal Karawang Bawa Pulang Anak Majikannya yang Derita Down Syndrome
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kisah Siti Aisah (37), mantan tenaga kerja wanita (TKW) asal Karawang yang membawa pulang anak majikannya yang mengalami cacat fisik dan down syndrome viral di media sosial.
Siti mengaku sudah 6 tahun bekerja pada majikannya di Taiwan sebagai pengasuh anaknya, Siau Huang (26). Ia telah merawat atau Sha Huang selama 10 tahun. Dirinya menganggap Siau Ming penuh kasih seperti anaknya sendiri.
“Dia sudah seperti anak saya sendiri. Bahkan anak saya yang paling kecil gak mau lepas, sangat dekat,” ujar Siti saat ditemui di rumahnya, Desa Kamojing Cikempek Karawang, Sabtu (3/6/2023).
Ia mengaku merasa kasihan karena selama ini Siau Huang tidak mendapat kasih sayang dari keluarganya.
Cerita berawal sekitar empat tahun lalu. Saat itu, Siti hendak habis kontrak setelah bekerja selama 6 tahun di Taiwan. Ia meminta izin untuk pulang ke Indonesia dan tidak kembali lagi ke Taiwan.
“Saya bilang engga bisa perpanjang, sampai akhirnya dicari pengasuh lain. Ada sampai tujuh orang tapi tidak cocok dan tidak ada yang mau,” beber dia.
Singkat cerita, kata Siti, sampai akhirnya ayahnya Siau Huang meminta agar ikut dengan Siti ke Indonesia dan merawat anaknya tersebut.
Setelah berpikir panjang, akhirnya Siti bersedia. Pun karena sudah terlampau sayang dengan Che Ming yang ia rawat sejak masih sekolah. Berangkatlah Siti, Siau Huang dan kakak perempuannya ke Indonesia.
“Jadi itu dengan sepengetahuan keluarga. Ayahnya yang menyerahkan. Dan kakaknya juga ikut mengantar. Seminggu di sini (Indonesia),” ungkap Siti.
Siti berujar, dua tahun lalu ayah Siau Huang meninggal dunia. Saat berada di rumah sakit, ayah Huang menelepon Siti.
“Ayahnya menitipkan pada saya. Amanah ini yang saya jaga,” kata Siti.
Ia mengatakan, selama masih hidup, ayahnya yang memerhatikan Siau Huang. Termasuk mengirim biaya kebutuhannya.
Siti mengungkapkan alasannya membawa Siau Huang ke Indonesia lantaran ibundanya terkesan tidak peduli kepadanya. Lantaran hal itu ia merasa tak tega dan nekat merawat Siau Huang di Indonesia.
“Siau Huang sempat akan dititipkan ke panti asuhan, tapi ga ada yang nerima,” ujarnya.
Menurut Siti, selama ini ibunda Sha Wang lebih sayang kepada anjing peliharaannya dibandingkan anaknya.
“Kakaknya dipegang Siau Huang saat nonton tv aja marah, ibunya lebih sayang anjing dibanding anaknya,” katanya.
Siti tak memungkiri beban ekonominya semakin berat setelah membawa Siau Huang ke Indonesia. Namun ia juga merasa tak tega jika Siau Huang harus kembali terlantar di Taiwan.
Saat ini Siti harus mengurus 3 anaknya dan Sha Wang yang sekarang menjadi anak angkatnya. Untuk biaya hidup Sha Wang saja, Siti harus merogoh kocek Rp 3 Juta setiap bulannya.
“3 jutaan dah, sama popok, obat, obat kejang, dia kalau enggak konsumsi obat dia down,” katanya.
Untuk memenuhi biaya hidup Sha Wang dan ke-3 anak kandungnya kini Siti membuka warung kelontong di rumahnya.
Alih-alih berniat memulangkan Sha Wang, Siti malah merasa tak tega jika Sha Wang harus dikembalikan ke Taiwan.
“Engga tega,” ucap siti singkat sambil meneteskan air matanya. (*)
Sumber: WartaKota

You may like

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga

District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang

Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama
Pos-pos Terbaru
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga







