Nasional
Kemenparekraf Perluas Kolaborasi Promosi Pariwisata
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperluas kolaborasi dengan pihak swasta untuk mempromosikan pariwisata Indonesia yang tidak hanya menghibur namun juga edukatif.
“Pariwisata kreatif memungkinkan setiap insan kreator untuk menyajikan nilai-nilai pariwisata melalui pendekatan yang tidak hanya menghibur namun juga edukatif,” kata pelaksana tugas Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani dalam keterangan resmi yang dilansir Antara, Minggu (19/6/2022).
Kementerian baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan platform edukasi berbasis teknologi milik swasta Zenius untuk pengembangan dan kolaborasi aktivitas komunikasi pemasaran pariwisata Indonesia.
Kerja sama ini akan berlangsung sampai 31 Desember 2024. Melalui kerja sama ini, Kementerian Parekraf mendukung dua serial dokumenter yang diproduksi oleh platform edukasi berbasis teknologi tersebut.
Dokumenter pertama berjudul “Mahakarya”, video tentang cagar budaya dan keunikan tradisi yang membentuk kepribadian suatu daerah.
Video kedua berjudul “Kisah Rasa”, kekayaan kuliner nusantara dikupas dalam video berdurasi 7-10 menit.Tidak hanya mengenai rasa, dokumenter ini menyajikan makna filosofis, sejarah, bahan, rempah-rempah dan nutrisi yang terkandung dalam sebuah makanan.
Adynani menilai pendekatan seperti ini perlu didukung karena bisa meningkatkan nilai dan daya tarik sektor pariwisata. Selain itu, wisatawan juga bisa memahami keaslian budaya lokal dan makna yang terkandung di dalamnya.
Pada kedua serial dokumenter tersebut akan tercantum logo “Wonderful Indonesia” yang merupakan penanda promosi pariwisata resmi dari Kementerian Parekraf.
Kedua serial dokumenter yang masih dalam tahap produksi ini nantinya masing-masing terdiri dari lima video pada musim pertama.
Kemenparekraf dan pihak swasta ini juga akan bekerja sama dalam program pelatihan sumber daya manusia industri pariwisata, berupa pelatihan praktis untuk pelaku industri pariwisata di Indonesia.
Gabungan konten dokumenter dan pelatihan diharapkan bisa digunakan untuk mempersiapkan seluruh daerah wisata prioritas untuk menyambut wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. (*)
Sumber: Antara


You may like

Kemenparekraf Targetkan Nilai Devisa Pariwisata Tahun 2024 Capai Rp 202 T

Pemerintah Evaluasi Bebas Visa Berdasarkan Timbal Balik Hingga Keamanan

Kemenparekraf Gelar Uji Petik PMK3I Identifikasi Potensi Ekraf di Karawang

Menuju Karawang Jadi Kota Kreatif, Subsektor Seni Pertunjukan Jadi Unggulan

Target Investasi ke Indonesia Sebesar 8 Miliar Dolar AS

Pemerintah Siapkan Golden Visa Dongkrak Wisatawan Berkualitas
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya





