Connect with us

Regional

Kemenparekraf-Pemkab Garut Kolaborasi Kembangkan Pariwisata

Published

on

INFOKA.ID – Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat untuk mengembangkan industri pariwisata agar lebih maju dan sekaligus mendongkrak perekonomian.

“Salah satu strategi untuk mengembangkan sektor parekraf (pariwisata dan ekonomi kreatif) yang terus kita upayakan adalah dengan kolaborasi,” kata Sekretaris Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani dalam keterangan siaran pers Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Minggu (10/4/2023).

Ia menuturkan canangan program Kemenparekraf tentunya tidak bisa jalan sendirian. Melainkan butuh kerja sama dengan keberadaan peran pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya.

Dia mengatakan, pihaknya yang terlibat untuk kolaborasi pengembangan sektor industri pariwisata ini di antaranya kalangan akademisi atau perguruan tinggi, komunitas atau masyarakat, media, kemudian pelaku usaha. Juga pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, termasuk saat ini dengan Pemerintah Kabupaten Garut.

“Kemenparekraf tentunya tidak bisa melaksanakan semua program-programnya sendiri, kita berkolaborasi dengan pemda, dengan stakeholder,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi adanya peran dari DPR RI yang selalu mengawal program kerja Kemenparekraf. Juga aktif untuk merealisasikan program di Garut.

“Ini banyak program yang dilaksanakan, dan itu sejalan beliau dengan moto kita yaitu Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gasto (Gas Semua Potensi) untuk membuka lapangan kerja di dalam pembangunan atau pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Agus Ismail mengatakan Kabupaten Garut telah menjadikan sektor wisata sebagai program pengembangan bisnis utama selain sektor pertanian.

Menurutnya, program sektor industri pariwisata harus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Tidak bisa berjalan sendiri, sehingga perlu berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk mengembangkan pariwisata.

“Misalkan kalau kita mendapatkan dukungan dari TNI/Polri bagaimana sisi keamanan, sisi kenyamanan, ketertiban, karena ini menjadi bagian penting dalam sisi kemajuan sektor pariwisata,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement