Regional
Kemenag Jabar: Ribuan Calhaj Asal Jabar Batal Berangkat ke Tanah Suci
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama Kemenag Jawa Barat mengungkapkan ribuan calon jemaah haji asal Jabar batal berangkat ke Tanah Suci Mekkah tahun ini.
Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Ajam Mustajam mengatakan penyebab ribuan calhaj asal Jabar batal berangkat haji tahun ini karena berbagai alasan, mulai belum melunasi Biaya Pemberangkatan Ibadah Haji (BPIH), hingga mengundurkan diri.
Ia mengatakan, karena banyak calhaj yang belum melunasi biaya haji, ada perpanjangan waktu pelunasan pada Jumat 19 Mei 2023 lalu.
“Pelunasan biaya haji itu diperpanjang sampai 19 Mei 2023, progres sampai saat ini ada penambahan 200 orang yang melunasi. Total yang belum melunasi ada 4.460 orang. Jemaah haji cadangan belum lunas ada 8.778,” kata Ajam dilansir dari iNews.id, Senin (22/5/2023).
Ia menyatakan, dari total kuota 38.296 orang, calhaj cadangan asal Jabar sebanyak 11.617 orang. Sedangkan total calhaj reguler yang telah melunasi BPIH sebanyak 33.866 orang.
Dengan masih banyaknya calhaj yang belum melunasi total biaya pemberangkatan, Kemenag Jabar memiliki kekhawatiran yang berdampak terhadap kuota haji jabar tahun depan.
“Kalau nanti banyak calon jamaah haji regular yang tidak bisa melunasi biaya haji, kami malah khawatir akan berdampak kepada penentuan kuota selanjutnya,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jabar Boy Hari Novian mengatakan, 4.353 calon jemaah haji di Jabar gagal berangkat ke Tanah Suci Mekkah karena belum melunasi BPIH.
“Yang tidak melunasi sampai 19 Mei 2023 itu 4.353 orang. Sedangkan cadangan yang melunasi 5.134, surplus 781,” katanya.
Ia menyatakan, Kemenag Jabar mengganti calhaj yang gagal berangkat dengan cadangan yang harusnya berangkat pada 2024. Mekanisme ini pun dipilih untuk menutupi calon jemaah yang belum membayar BPIH.
“Cadangan berdasarkan nomor urut berikutnya yang naik menggantikan nomor urut yang tidak melunasi, tidak berangkat,” katanya.
Boy menuturkan, Kanwil Kemenag Jabar tengah menunggu kuota tambahan dari pemerintah pusat untuk 781 calon jemaah haji cadangan tersebut.
“Yang surplus akan diberangkatkan mudah-mudahan kami dapat tambahan kuota karena tambahan 8.000 itu akan dialokasikan buat seluruh provinsi. Mudah-mudahan kita dapat dan 781 itu kami berangkatkan walaupun cadangan,” katanya.
Boy menyebutkan, sejumlah calon jemaah haji mengalami persoalan kondisi keuangan hingga belum siap karena sakit.
“Alasannya karena keuangan, sakit hingga ditunda (pemberangkatan),” pungkasnya. (*)
Sumber: iNews.id


You may like

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari

Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik

MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
Pos-pos Terbaru
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern






