Connect with us

Regional

‘Kamar’ Berisi Kasur hingga Pakaian Ditemukan di Drainase Bandung

Published

on

Petugas Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Bandung menemukan sebuah tempat layaknya ‘kamar’ yang terletak di dalam saluran drainase atau gorong-gorong di Jalan Dr. Djunjunan pada Selasa (24/8).

Dari informasi yang dihimpun, letak gorong-gorong itu berada tepat di sisi jalan raya yang ramai dilalui oleh kendaraan dan pejalan kaki. Gorong-gorong itu kondisinya setengah kering.

Sementara itu, berdasarkan video yang diunggah akun @didi_ruswandi terlihat di dalam gorong-gorong terlihat sejumlah kasur, guling, dan pakaian yang digantungkan pada sebuah tali pertanda adanya aktivitas di bagian dalam gorong-gorong tersebut.

Kadis DPU Kota Bandung Didi Riswandi mengatakan kamar itu ditemukan setelah petugas melakukan pemeliharaan saluran air (drainase) guna mengantisipasi menjelang musim hujan.

Saat dilakukan pembersihan, sejumlah barang ditemukan. Diduga ‘kamar’ itu dibuat oleh penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

“Tiga buah kasur terpasang rapi di atas papan bambu dan batu batu yang dipergunakan tempat tidur. Selain kasur, terdapat bantal, guling, koper, baju, dan selimut,” katanya dilansir dari Detikcom, Selasa (24/8/2021).

“Di sana gorong-gorong ada dua yang melintasi Djunjunan. Yang satu terlihat dinaikin supaya tidak masuk air, ada dua karung pengganjal air sehingga sedimentasi di sana banyak,” tambahnya.

Menurutnya, gorong-gorong itu berukuran besar dan sering dilakukan pembersihan. Gorong-gorong serupa juga ada di Jalan Dago, Gedebage, Cipamulihan, dan Citarip (Jalan Soekarno-Hatta).

“Sebenarnya pembersihan ini rutin dilakukan terlebih mendekati musim hujan. Setelah Djunjunan, ke samping kantor Camat Gedebage, Pasar Induk Gedebage Cipamulihan, Citarip Soekarno-Hatta,” ungkapnya.

‘Kamar’ itu ditemukan pada Senin (23/8) kemarin. Pihaknya lalu meminta petugas di lapangan untuk membongkarnya.

“Petugas tidak berani, nggak enak hati. Saya ke sana, saya suruh bersihin dan pagi tadi baru dibongkar. Kalau banjir, itu bahaya,” pungkasnya.